Panduan perjalanan

Berapa GB yang aku butuh untuk Islandia? Panduan berdasarkan profil perjalanan

Marc González Sáez Marc González Sáez ·22 Juli 2026 ·14 menit membaca
Cascada islandesa rodeada de montañas verdes

Kamu sudah punya tiket pesawat, mobil sewaan, dan daftar air terjun yang susah diucapkan. Satu-satunya yang perlu diputuskan adalah hal sepele yang bikin banyak orang gelisah malam sebelumnya: berapa GB yang aku butuhkan untuk Islandia agar tidak kelebihan atau kehabisan di tengah Ring Road. Dan sebelum kasih angkanya, ada peringatan yang hampir tidak pernah diberikan oleh situs penjual data: Islandia adalah bagian dari Kawasan Ekonomi Eropa (EEE), jadi kalau paket lokalmu mencakup roaming Eropa, GB rumahmu berfungsi di sana sama seperti di Indonesia. Aku lebih suka kamu tahu dulu baru memutuskan, jadi mulai dari situ dulu, lalu kita ke angkanya.

Jawaban cepat, tanpa basa-basi

Untuk 10 hari di Islandia, kebanyakan orang cukup dengan 10 GB; untuk 5 hari cukup 5 GB, dan untuk dua minggu Ring Road, 15-20 GB. Perhatian: Islandia berada di EEE, jadi kalau paket lokalmu mencakup roaming UE, kamu sudah punya data di sana tanpa perlu beli tambahan.

Itulah angka yang aku kasih ke teman lewat WhatsApp ketika dia bertanya dan tidak mau baca tiga ribu kata. Kalau itu cukup, tutup tab dan nikmati perjalanan. Kalau mau lebih pas, lanjut baca, karena Islandia punya keunikan yang cukup mengubah hitungan: di sini data tidak habis untuk TikTok, tapi untuk peta dan aplikasi cuaca.

Referensi cepat yang aku pakai, dan nanti akan aku rinci dengan tabel:

  • Akhir pekan panjang di Reykjavik (3-4 hari): 3 GB lebih dari cukup.
  • Golden Circle dan selatan, seminggu: 5-8 GB.
  • Ring Road lengkap, 10-14 hari: 10-20 GB.
  • Berburu aurora di musim dingin, dengan aplikasi prediksi sepanjang hari: tambah 2-3 GB ke total.
  • Bekerja jarak jauh dari pulau: 30 GB atau langsung paket tanpa batas.

Dan satu aturan yang tidak pernah gagal di tujuan mana pun: lebih baik kekurangan dan isi ulang daripada membeli paket besar "jaga-jaga" dan pulang dengan setengah tidak terpakai. Kalau mau kerangka umum sebelum masuk ke detail Islandia, di panduan utama tentang berapa banyak data yang kamu butuhkan untuk bepergian ada metode lengkap yang diterapkan ke negara mana pun. Di sini aku fokus pada apa yang membuat pulau ini berbeda, dan itu tidak sedikit.

Peringatan jujur: Islandia ada di EEA

Mari kita mulai dari yang kurang nyaman. Islandia tidak ada di Uni Eropa, tapi ada di Wilayah Ekonomi Eropa (EEA), bersama Norwegia dan Liechtenstein. Dan peraturan roaming Eropa, yang terkenal dengan Roam Like at Home yang mulai berlaku pada Juni 2017, juga berlaku untuk tiga negara tersebut. Artinya: dengan tarif normal operator Eropa seperti Movistar, Vodafone, Orange, Yoigo, Digi, atau mayoritas OMV, kamu bisa pakai GB yang sudah kamu beli di Islandia tanpa biaya tambahan. Nggak perlu aktivasi apa pun, nggak perlu bayar lebih. Mengatakan sebaliknya akan menipumu dan aku lebih baik kehilangan penjualan daripada kepercayaanmu.

Setelah itu, ada empat situasi nyata di mana tetap masuk akal untuk membeli data terpisah:

  • Tarifmu punya batas roaming. Banyak tarif murah menyertakan 40 GB di Indonesia tapi hanya 8, 10, atau 15 GB di luar negeri karena kebijakan penggunaan wajar. Dalam perjalanan dua minggu dengan peta dan foto, batas itu bisa tersentuh.
  • Tarifmu prabayar atau low cost tanpa roaming termasuk. Ada saja, dan di Islandia bayar per megabyte-nya mahal.
  • Kamu tidak bepergian dengan nomor Eropa. Jika kamu tinggal di Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, atau di luar EEA, peraturan itu tidak melindungimu dan tarif roaming klasiknya sangat brutal.
  • Kamu ingin nomor cadangan untuk di mobil. Satu jalur data independen untuk navigator yang terus mencari rute dan mengecek kondisi jalan bisa menghindarkanmu dari kehabisan GB pas di hari badai salju.

Jika yang kamu ragukan adalah opsi koneksi mana yang cocok, bukan berapa GB yang harus dibeli, perbandingannya sudah aku bahas terpisah di internet di Islandia. Artikel ini mengasumsikan kamu sudah memutuskan itu dan hanya ingin pas ukurannya.

Kenapa Islandia bikin konsumsi data melonjak

Islandia itu kasus unik. Di Thailand atau Italia, data habis buat media sosial; di sini habis buat peta dan aplikasi cuaca. Alasannya ada di perjalanannya sendiri: Ring Road sepanjang 1.332 kilometer dan itinerary tipikal 10 hari berarti empat, lima, atau enam jam nyetir setiap hari dengan navigator terbuka terus. Konsumsinya per jam nggak gila-gila, tapi terus-menerus dan menumpuk.

Belum lagi cuaca, yang di Islandia bukan basa-basi di lift, tapi perencanaan operasional. Orang-orang ngecek vedur.is (Badan Meteorologi Islandia) dan road.is (kondisi jalan dari Dinas Perhubungan) beberapa kali sehari, karena angin menentukan apakah hari ini kamu pergi ke timur atau balik arah. Dan di musim dingin, ada perburuan aurora: prediksi tutupan awan, indeks Kp, aktivitas matahari, peringatan… rutinitas ngecek HP setiap setengah jam antara jam sembilan malam sampai jam satu pagi.

Di buku catatan perjalanan Islandiaku, ada pola yang berulang: nol menit video streaming dan delapan puluh kali cek prakiraan cuaca. Ini satu-satunya destinasi di mana ponsel lebih sering dipakai sebagai alat daripada hiburan.

Untungnya, hampir semuanya itu sangat ringan. Ini aplikasi yang benar-benar kamu buka di sana dan seberapa besar konsumsinya:

Aplikasi/situs Islandia Untuk apa Perkiraan konsumsi
vedur.is (cuaca dan angin) Menentukan rute hari ini 1-3 MB per cek
road.is (kondisi jalan) Lihat penutupan, es, dan angin 1-3 MB per cek
Prediksi aurora (Kp dan awan) Pergi atau tidak keluar malam 2-5 MB per cek
Windy atau sejenis (peta animasi) Lihat hembusan per area 10-30 MB per sesi
SafeTravel / 112 Iceland Keamanan dan pemberitahuan posisi Kurang dari 1 MB
Webcam langsung Lihat kondisi jalur gunung 50-150 MB per 10 menit

Perhatikan baris terakhir: webcam langsung adalah satu-satunya dari daftar itu yang benar-benar boros. Sisanya, meskipun kamu cek 40 kali sehari, nggak sampai 150 MB per hari.

Yang benar-benar menghabiskan data dari setiap aplikasi

Ini tabel yang menyelesaikan 80% keraguan. Angkanya rata-rata dan nyata, diukur dengan kualitas bawaan dan tanpa trik: jika ada yang bilang navigasi GPS makan banyak GB, berarti dia belum pernah lihat pengaturan data di ponselnya.

Aktivitas Konsumsi per jam Satu hari tipikal di Islandia
Peta dan navigasi GPS 3-5 MB 20-40 MB (6 jam nyetir)
WhatsApp (teks, audio, foto) 5-15 MB 40-80 MB
Panggilan suara WhatsApp 30-60 MB 30 MB
Media sosial (Instagram, TikTok) 600-800 MB 200-400 MB (20-30 menit)
Upload foto ke cloud Tergantung ukuran 100-250 MB (30-60 foto)
Panggilan video (Meet, FaceTime, Zoom) 500-900 MB 150 MB (15 menit)
Streaming musik (kualitas tinggi) 70-145 MB 150-300 MB
Streaming video 1080p 1-1,5 GB 0 MB jika simpan untuk Wi-Fi
Email, browsing, dan pencarian 20-40 MB 60-100 MB

Kesimpulannya langsung terlihat: navigasi 300 kilometer di selatan Islandia pakai Google Maps menghabiskan lebih sedikit data daripada nonton dua reel. Musuhnya bukan peta, tapi scroll dan video. Jika kamu ingin rincian lengkap pengukuran ini per aktivitas, aku sudah memperluasnya di statistik penggunaan data seluler per aktivitas, dengan lebih banyak aplikasi dan skenario.

Jika dijumlahkan kolom kanan untuk traveler normal, hasilnya sekitar 400 MB sampai 1 GB per hari. Kalikan dengan jumlah hari perjalananmu, dan kamu sudah punya angka pribadimu, tanpa rumus ajaib.

Berapa GB yang sesuai dengan profil dan durasi perjalananmu

Ini dia tabel yang paling penting, inti dari artikel ini. Pilih baris yang paling mirip denganmu dan kolom sesuai durasi perjalananmu. Semua angka sudah diperhitungkan dengan margin yang wajar, tidak kurang dan tidak dibesar-besarkan hanya untuk menjual paket besar.

Profil wisatawan 5 hari 10 hari 15 hari 30 hari
Turis peta dan WhatsApp 3 GB 5 GB 8 GB 15 GB
Pecinta foto dan media sosial 5 GB 10 GB 15 GB 25-30 GB
Digital nomad atau kerja jarak jauh 10 GB 20 GB 30 GB 50 GB atau tanpa batas
Keluarga berbagi (2-4 ponsel) 8 GB 15 GB 20 GB 40 GB
Road trip Ring Road dengan video 4K 8 GB 15 GB 25 GB 45 GB

Ada dua catatan penting yang lebih berharga dari tabel itu sendiri. Pertama: turis peta dan WhatsApp menghabiskan data jauh lebih sedikit dari yang mereka kira. Sepuluh hari dengan navigasi, chat, cek cuaca, dan sekali-sekali searching hanya menghabiskan sekitar 3 GB riil; 5 GB yang kusarankan itu murni sebagai bantalan cadangan. Kedua: keluarga tidak perlu dikalikan empat, karena anak-anak biasanya pakai mode pesawat di ponsel mereka dan mengandalkan WiFi penginapan di malam hari.

Dan yang ketiga, khusus untuk Islandia: kalau kamu bepergian di musim dingin untuk aurora, naikkan satu level. Bukan karena aplikasi prediksi aurora yang ringan, tapi karena menunggu dua jam di tempat parkir gelap dan dingin pasti diisi dengan scroll, kirim video ke keluarga, dan cari-cari di ponsel kenapa aurora hijau belum muncul juga. Waktu mati itu benar-benar menghabiskan data.

Ring Road, dataran tinggi, dan tempat-tempat tanpa sinyal

Ada satu faktor yang menguntungkanmu dan tidak ada di destinasi lain: di Islandia ada banyak ruas jalan tanpa sinyal sama sekali, dan di sana konsumsi data jadi nol. Kedengarannya lucu, tapi ini penting diperhitungkan.

Begini situasi sebenarnya tanpa basa-basi. Tiga operator Islandia adalah Síminn, Vodafone Islandia, dan Nova, dan ketiganya mencakup hampir seluruh Ring Road, kota-kota, serta kawasan wisata di selatan dan barat dengan jaringan 4G atau 5G. Kamu bakal dapat sinyal hampir sepanjang perjalanan di jalan utama (Route 1). Namun:

  • Dataran tinggi dan jalan F: sinyal muncul hilang atau tidak ada sama sekali. Landmannalaugar, Þórsmörk, atau pedalaman adalah wilayah tanpa data selama berjam-jam.
  • Fjord barat dan beberapa ruas timur: titik buta di antara lembah, sinyal datang dan pergi.
  • Jalur pendakian: sangat bervariasi; aplikasi SafeTravel tetap bisa pakai GPS ponsel meski tidak ada jaringan, karena memang dirancang seperti itu.
  • Penginapan: WiFi di Islandia ternyata sangat bagus bahkan di peternakan terpencil sekalipun, dan di sanalah kamu harus memusatkan aktivitas download dan backup.

Konsekuensi praktisnya ada dua. Pertama, kamu akan menghabiskan data lebih sedikit dari perkiraan karena sebagian hari kamu tidak terhubung. Kedua, kamu wajib mendownload rute perjalanan offline: peta Islandia offline di Google Maps hanya memakan beberapa ratus MB dan bisa didownload dalam dua menit pakai WiFi hotel. Downloadlah sebelum meninggalkan Reykjavik, jangan saat sinyal sudah hilang.

Kalau kamu masih bingung memilih paket dan cakupan jaringan, semua detail jaringan dan kompatibilitas ada di panduan eSIM untuk Islandia, termasuk operator yang digunakan oleh setiap paket.

Foto dan video: biaya data yang tak pernah dihitung

Islandia mungkin adalah destinasi dengan jumlah foto terbanyak per kilometer perjalanan. Dan di sinilah pemborosan gigabyte yang sebenarnya, bukan di peta. Masalahnya bukan saat mengambil foto; masalahnya adalah ponselmu mengunggahnya otomatis ke cloud begitu dapat sinyal, tanpa sepengetahuanmu.

Apa yang diunggah Perkiraan ukuran Biaya data
Satu foto ponsel (12 Mpx, HEIC) 2-5 MB 50 foto = 100-250 MB
Satu foto RAW atau dari kamera 15-30 MB 50 foto = 0,7-1,5 GB
Video 1080p 30 fps 65 MB per menit 10 menit = 650 MB
Video 4K 30 fps 190 MB per menit 10 menit = 1,9 GB
Video 4K 60 fps 400 MB per menit 10 menit = 4 GB
Satu video 30 detik ke Instagram 30-60 MB 5 video per hari = 150-300 MB

Lihat baris 4K 60 fps, dan kamu akan paham kenapa ada orang yang menghabiskan paket 10 GB dalam tiga hari tanpa nonton satu serial pun. Merekam Air Terjun Skógafoss dalam 4K itu keren; tapi videonya otomatis terunggah ke iCloud atau Google Fotos dari pinggir jalan, tidak begitu keren.

Aturan yang kupakai dan menyelesaikan semua masalah ini: backup hanya lewat WiFi. Di iPhone, buka Pengaturan > Foto > matikan "Data Seluler". Di Android, di Google Fotos, buka Pengaturan > Cadangkan > matikan "Gunakan data seluler untuk pencadangan". Dengan begitu, semua foto dan video akan terunggah di malam hari saat di penginapan, dan paket datamu bisa digunakan untuk hal-hal yang benar-benar penting selama perjalanan.

Cara Mengetahui Pemakaian Data Aslimu Sebelum Berangkat

Semua tabel di dunia tidak ada artinya dibandingkan riwayat pemakaianmu sendiri. Data pastinya ada di saku kamu dan bisa dicek dalam tiga puluh detik, jadi lakukan itu sebelum membeli apa pun.

  • iPhone: Pengaturan > Data Seluler. Di sana kamu lihat pemakaian periode dan rincian per aplikasi. Kalau belum pernah direset, totalnya akumulasi dari bertahun-tahun lalu, jadi perhatikan lebih baik di aplikasi operatormu.
  • Android: Pengaturan > Jaringan & Internet > Data Seluler (atau SIM) > Penggunaan Data Aplikasi. Kamu bisa memilih siklus bulanan dan lihat aplikasi mana yang paling boros.
  • Aplikasi operatormu: ini sumber paling bersih. Lihat tiga bulan terakhir dan ambil rata-ratanya.

Sekarang koreksi penting yang hampir tidak ada yang lakukan dengan benar: di rumah, sebagian besar waktumu terhubung ke wifi rumah dan kantor. Di Islandia, siang hari tidak ada wifi di mana pun, karena kamu sedang di jalan di antara dua gunung berapi. Itu sebabnya pemakaian data harian saat bepergian biasanya lebih besar daripada rata-rata bulananmu dibagi tiga puluh.

Metode saya, kasar tapi jujur: ambil pemakaian bulananmu, bagi dengan 30, dan kalikan dengan 1,5. Kalau kamu pakai 12 GB per bulan, itu 400 MB per hari, dan saat bepergian sekitar 600 MB per hari. Sepuluh hari di Islandia berarti 6 GB, jadi kamu beli 8 atau 10 GB dan tidur nyenyak. Kalau angka yang kamu dapat sangat kecil, percayalah. Banyak banget orang yang bepergian sepuluh hari dengan 3 GB dan masih sisa; membeli paket besar hanya bikin bayar lebih.

Tips Menghemat Data di Pulau Ini

Kalau ternyata kamu pas-pasan, pengaturan ini memberimu ruang besar tanpa mengorbankan hal penting. Di Islandia ini bekerja sangat baik karena pola pemakaiannya sangat bisa ditebak: berkendara di siang hari, wifi di malam hari.

  • Peta offline seluruh Islandia. Google Maps memungkinkan kamu mengunduh seluruh negara per zona. Dengan itu, navigasi jadi hampir tidak memakan data dan juga berfungsi di dataran tinggi.
  • Aktifkan mode hemat data sejak dari bandara. Di iPhone, Pengaturan > Data Seluler > Opsi > Mode Data Rendah. Di Android, Pengaturan > Jaringan > Penghemat Data.
  • Nonaktifkan putar otomatis video di Instagram, TikTok, X, dan Facebook. Ini pengaturan yang paling menghemat data dari semuanya.
  • Unduh musik dan podcast melalui wifi untuk keesokan harinya. Kamu akan berkendara berjam-jam dan sinyal tidak selalu stabil, jadi ini juga menghindari putus-putus.
  • Atur kualitas unduhan WhatsApp secara manual. Grup keluarga sering mengirim video dua puluh megabyte tanpa ampun.
  • Webcam dan peta angin animasi, hanya dari akomodasi. Itu satu-satunya hal dalam rutinitas Islandiamu yang benar-benar boros data.

Dengan enam pengaturan ini saya melihat pemakaian harian turun hingga setengahnya tanpa membuat perjalanan jadi lebih buruk. Kalau kamu mau daftar lengkapnya, dengan pengaturan yang kurang jelas dari setiap sistem operasi, saya sudah mengumpulkannya di tips menghemat data saat bepergian. Terapkan tiga yang pertama dan kamu sudah merasakan perbedaannya di hari kedua.

Apa yang Terjadi Kalau Kehabisan Data

Tidak banyak, sebenarnya, dan itulah alasan saya bersikeras untuk tidak berlebihan. Kalau data habis di Islandia, kamu tidak akan terputus komunikasi atau kena tagihan besar: kamu tinggal beli paket lain atau isi ulang, dan dalam lima menit data kembali aktif. Prosesnya dilakukan dari ponsel sendiri, dengan wifi akomodasi atau kafe mana pun di Reykjavik, dan tidak perlu mengganti apa pun secara fisik.

Bandingkan dua kemungkinan kesalahan ini dan lihat mana yang lebih menyakitkan:

Skenario Apa yang Terjadi Biaya Memperbaikinya
Kehabisan data Isi ulang dari ponsel dalam 5 menit Harga paket kecil
Kelebihan data Pulang ke rumah dengan data tak terpakai Uang terbuang, tidak bisa dikembalikan
Kehabisan data di dataran tinggi Gunakan peta offline sampai ke hotel Gratis, kalau sudah diunduh sebelumnya

Satu-satunya skenario yang tidak nyaman adalah kehabisan data tepat di area tanpa sinyal, dan solusinya bukan membeli lebih banyak data, melainkan sudah melakukan persiapan: peta sudah diunduh, akomodasi dicatat di catatan, dan nomor darurat 112 sudah siap. Data adalah kenyamanan tambahan, bukan penyelamat di pedalaman pulau ini, karena di sana meskipun punya 100 GB pun tidak akan ada sinyal.

Jadi saran saya selalu sama: mulai dari level yang sesuai dengan profilmu di tabel, pantau pemakaian dua hari pertama dari pengaturan ponsel, dan kalau terasa cepat, isi ulang. Itu lebih murah dan lebih pintar daripada membeli paket besar dari awal.

Pertanyaan Umum

Berapa GB yang saya butuhkan untuk 7 hari di Islandia?

Antara 5 dan 8 GB sudah cukup untuk seminggu di Islandia. Dengan peta, WhatsApp, prakiraan cuaca, dan foto secukupnya, rata-rata pemakaian sekitar 500-700 MB per hari. Kalau kamu banyak merekam video 4K atau mengunggah konten ke media sosial setiap hari, naikkan ke 10 GB.

Apakah paket lokal saya berfungsi di Islandia?

Ya, kalau paketmu sudah termasuk roaming di Uni Eropa. Islandia termasuk dalam Wilayah Ekonomi Eropa dan aturan "roaming seperti di rumah" berlaku sama seperti di Prancis atau Portugal. Cek dulu batas pemakaian wajar paketmu, karena banyak yang menawarkan lebih sedikit data di luar negeri daripada di dalam negeri.

Apakah navigasi GPS di Ring Road menghabiskan banyak data?

Tidak: navigasi menghabiskan antara 3 dan 5 MB per jam. Enam jam berkendara di jalan raya 1 hanya sekitar 30 MB. Dengan peta yang sudah diunduh di ponsel, pemakaian hampir nol dan tetap berfungsi di area tanpa sinyal.

Apakah aplikasi aurora dan cuaca menghabiskan banyak data?

Sangat sedikit: antara 100 dan 200 MB untuk seluruh perjalanan sepuluh hari. Mengecek vedur.is, road.is, atau aplikasi prediksi aurora hanya menghabiskan beberapa MB per kali, meskipun kamu melakukannya empat puluh kali sehari. Yang benar-benar boros adalah peta angin animasi dan webcam langsung.

Apakah ada wifi di akomodasi Islandia?

Ya, dan biasanya lebih baik dari yang diharapkan, bahkan di peternakan terpencil. Hampir semua hotel, guesthouse, dan banyak tempat berkemah menyediakan wifi. Karena itu, sebaiknya lakukan backup, unduh musik, dan panggilan video panjang di sana, dan sisakan data seluler untuk siang hari.

Bisakah saya berbagi data dengan teman perjalanan?

Ya, dengan mengaktifkan hotspot pribadi di ponsel. Dalam perjalanan darat, ini paling praktis: satu jalur dengan data dan yang lainnya terhubung ke jalur itu di dalam mobil. Perlu diingat bahwa pemakaian data akan bertambah, jadi terapkan baris "keluarga berbagi" dari tabel profil.

Bisakah saya memasang paket data sebelum terbang?

Ya, dan itu yang disarankan: dipasang di rumah dan diaktifkan saat tiba. Kalau belum pernah menggunakan kartu digital, di apa itu eSIM saya jelaskan cara kerjanya dalam dua menit. Lakukan dengan wifi rumah, bukan di bandara Keflavík dengan tergesa-gesa dan koper di tangan.

Apa yang terjadi kalau kehabisan data di tengah perjalanan?

Isi ulang dari ponsel sendiri dalam lima menit. Tidak ada penalti atau kejutan di tagihan: kamu beli paket lain dengan wifi akomodasi dan lanjutkan. Itu sebabnya saya selalu bilang lebih baik beli pas-pasan dan tambah daripada bayar lebih di muka.

Kesimpulan

Intinya, yang benar-benar penting. Untuk sepuluh hari di Islandia, 10 GB sudah lebih dari cukup bagi sebagian besar orang; kalau cuma pakai maps dan WhatsApp, 5 GB sudah aman; kalau kamu keliling pulau selama dua minggu sambil merekam video 4K, ambil 15-20 GB. Dan kalau paket lokalmu sudah termasuk roaming Eropa dengan kuota yang memadai, kamu tidak perlu beli apa pun: Islandia ada di EEA, jadi kuota rumahmu bisa dipakai di sana. Aku kasih tahu meskipun ini tidak menguntungkanku.

Beli data terpisah baru worth it kalau paketmu punya batas pemakaian di luar negeri yang rendah, kalau kamu bepergian dari luar EEA, atau kalau kamu mau nomor cadangan untuk navigator yang sambil jalan ngatur rute dan cuaca. Dalam kasus seperti itu, pilih level yang sesuai di tabel, jangan yang di atasnya: kamu bisa top up kapan saja, tapi tidak ada yang mengembalikan sisa GB yang tidak terpakai. Kalau itu situasimu, ini dia eSIM untuk Islandia dengan ukuran yang sudah kusarankan sepanjang artikel, biar bisa kamu pasang dengan tenang sebelum terbang dan urusan beres.

Marc González Sáez
Ditulis olehMarc González Sáez Pendiri PuraSim dan spesialis eSIM serta konektivitas untuk pelancong. Bertahun-tahun membantu bepergian tetap terhubung di seluruh dunia tanpa membayar lebih untuk roaming, dan secara pribadi menguji eSIM di setiap destinasi sebelum merekomendasikannya.
Bagikan panduan ini
eSIM Islandia
eSIM kamu untuk destinasi ini
eSIM Islandia

Aktifkan dengan QR dalam 1 menit dan mendarat tetap terhubung. Tanpa roaming, termasuk hotspot, dan dukungan manusia 24/7.

Perjalananmu berikutnya, terhubung

Data di 222 destinasi. Tanpa roaming. Aktif dalam 1 menit.

Pilih eSIM kamu