Panduan perjalanan

Berapa GB yang kamu butuhkan untuk Maroko? Panduan berdasarkan profil perjalanan

Marc González Sáez Marc González Sáez ·22 Juli 2026 ·13 menit membaca
Berapa GB yang aku butuhkan untuk Maroko? Panduan berdasarkan profil perjalanan | eSIM perjalanan | PuraSIM

Kalau kamu sampai di sini mencari berapa GB yang saya butuhkan untuk Maroko, saya kasih tahu kesimpulannya sebelum kamu boros: hampir pasti kamu butuh lebih sedikit gigabyte dari yang kamu mau beli. Maroko adalah destinasi liburan pendek favorit —empat, lima, tujuh hari—, riad-riad punya wifi, dan setengah perjalanan kamu habiskan di dalam mobil melintasi Pegunungan Atlas menuju gurun, di mana tidak ada sinyal dan kamu tidak peduli. Ini dia angkanya, tabel berdasarkan profil, dan kriteria untuk memutuskan dalam dua menit.

Jawaban cepat, tanpa basa-basi

Untuk liburan 5 sampai 7 hari di Maroko, kebanyakan orang cukup dengan 3 GB: peta, WhatsApp, sedikit media sosial, dan foto harian. Kalau kamu upload stories setiap hari atau berbagi satu HP dengan keluarga, ambil 5 GB. Hanya jika kamu kerja remote, kamu butuh 10 GB atau lebih.

Saya kasih tahu dengan kalkulator di depan mata, bukan asal tebak. Sehari normal di Marrakech atau Fez —jalan-jalan dengan HP di tangan, kirim voice note ke rumah, ambil seratus foto dan upload empat, lihat menu restoran, putar musik di taksi— berkisar antara 200 dan 400 MB. Kalikan dengan enam hari, kamu dapat 1,5-2,5 GB. Dengan 3 GB kamu nyaman; dengan 5 GB kamu sangat berlebihan.

Jebakannya adalah hampir semua paket data diiklankan untuk perjalanan sebulan, padahal kamu cuma pergi empat hari. Beli 20 GB untuk liburan pendek di Marrakech itu seperti beli koper besar untuk dua malam: tidak akan merugikanmu, tapi kamu bayar untuk udara.

Meski begitu, tidak semua orang bepergian dengan cara yang sama. Kalau rencanamu adalah merekam reels di Chefchaouen dan mengunggahnya setiap sore, atau kamu akan melakukan panggilan video dengan anak-anak dari gurun, angkanya melonjak dan saya jelaskan di bawah. Sebelum itu, penting untuk memahami kenapa negara ini sangat hemat data: itulah yang membuat jawabannya berbeda dengan perjalanan ke Jepang atau Amerika Serikat.

Kenapa di Maroko kamu menghabiskan lebih sedikit dari yang kamu kira

Ada tiga alasan khas Maroko kenapa penghitung data berjalan lambat, dan tidak ada satupun yang tercantum di brosur.

Pertama: wifi di riad lebih baik dari yang terkenal. Hampir semua penginapan di medina menawarkan wifi gratis, dan meskipun dinding tanah liat riad berusia seratus tahun menghalangi sinyal di beberapa kamar, halaman biasanya berfungsi dengan baik. Di situlah kamu harus meninggalkan cadangan foto dan unduhan Netflix, bukan di jalan.

Kedua: perjalanannya singkat. Maroko dijual dari Indonesia sebagai liburan empat hari atau seminggu. Perjalanan seminggu, secara definisi, menghabiskan seperempat dari perjalanan sebulan, namun banyak orang membeli paket yang sama.

Ketiga: kamu akan menghabiskan banyak jam tanpa menggunakan HP. Di antara perjalanan panjang di jalan, malam di tenda Berber, dan kunjungan di mana ponsel ada di saku, konsumsi nyata turun drastis.

Di mana kamu akan berada Apakah wifi andal? Apa yang dilakukan di sana
Riad di medina (Fez, Marrakech) Ya, meskipun tidak merata di kamar Cadangan, unduhan, panggilan video
Hotel jaringan di kota baru Ya, stabil Semua yang berat
Kafe dan teras pusat kota Hampir selalu Unggah foto, cek email
Tenda Berber di Merzouga Kadang-kadang, sangat lambat Tidak ada yang berat: gunakan data atau putuskan koneksi
Rumah pedesaan di Atlas Kurang andal Hanya pesan

Dengan gambaran ini, data selulermu untuk di jalan, bukan untuk penginapan. Dan di jalan, penggunaannya sangat sedikit.

Berapa banyak yang sebenarnya dihabiskan setiap hal yang kamu lakukan

Ini dia inti perhitungannya. Angka-angka ini adalah yang saya gunakan untuk memperkirakan perjalanan apa pun, dan kamu bisa lihat lebih lengkap di panduan statistik penggunaan data seluler per aktivitas. Perhatikan lompatan besar antara pesan dan video: di situlah paketmu ditentukan.

Aktivitas Perkiraan konsumsi Dalam sehari perjalanan
WhatsApp: teks dan voice note 2-5 MB per hari Tidak relevan
Google Maps navigasi online 3-5 MB per jam 15-25 MB
Google Maps dengan peta diunduh Hampir 0 MB 0 MB
Penerjemah dengan kamera (online) 1-3 MB per penggunaan 20-40 MB
Unggah foto ke WhatsApp atau Instagram 3-5 MB per foto 30-60 MB
Unggah story video 15 detik 15-30 MB 60-150 MB
Scroll di Instagram atau TikTok 500-900 MB per jam 250-900 MB
Panggilan suara via WhatsApp 30-60 MB per jam 30-60 MB
Panggilan video 300-700 MB per jam 300-700 MB
Streaming musik, kualitas normal 40-70 MB per jam 80-200 MB
Streaming video 480p Sekitar 300 MB per jam 300 MB
Streaming video 1080p 0,7-1,5 GB per jam 1,5 GB
Email dan penjelajahan web 10-25 MB per jam 30-70 MB

Baca tabel dari atas ke bawah dan kamu akan lihat pesannya: tidak ada yang kamu butuhkan untuk bepergian yang menghabiskan banyak data, dan semua yang menghabiskan banyak data adalah opsional. Peta, penerjemah, dan pesan totalnya kurang dari 100 MB per hari untuk ketiganya. Setengah jam scroll di Instagram saja, menghabiskan tiga kali lipatnya.

Berapa GB per Profil dan Durasi (Tabel Kuncinya)

Ini tabel yang pasti kamu ingin simpan. Empat profil nyata, empat durasi. Semua dihitung untuk Maroko, dengan asumsi kamu tidur di tempat yang ada Wi-Fi dan sebagian perjalananmu tanpa sinyal. Angka ini sudah termasuk cadangan yang wajar, jadi tidak pas-pasan.

Profil 5 hari 10 hari 15 hari 30 hari
Turis peta dan WhatsApp 1 GB 2 GB 3 GB 5 GB
Suka foto dan media sosial (stories tiap hari) 3 GB 5 GB 8 GB 15 GB
Keluarga berbagi (2-4 ponsel) 5 GB 10 GB 15 GB 25 GB
Nomaden digital atau kerja jarak jauh 10 GB 20 GB 30 GB 50 GB

Beberapa catatan jujur. Profil «turis peta dan WhatsApp» jauh lebih umum daripada yang orang akui: jika kamu ke Maroko untuk melihat-lihat, makan, dan tersesat, dan foto-foto baru diunggah malam hari dari penginapan, 1 GB untuk lima hari sudah lebih dari cukup. Kedengarannya sangat sedikit, tapi kenyataannya itulah kebutuhan kebanyakan orang untuk liburan singkat.

Profil keluarga berasumsi kamu berbagi koneksi dengan dua atau tiga ponsel lain. Perhatian, karena yang bikin angka membengkak bukan kamu: itu anak remaja dengan TikTok di kursi belakang selama delapan jam perjalanan darat. Jika kamu akan berbagi, sepakati dulu bahwa video hanya ditonton lewat Wi-Fi.

Dan profil kerja jarak jauh adalah satu-satunya yang benar-benar membutuhkan paket besar: panggilan video, unggah file, dan laptop yang terus terhubung ke ponsel benar-benar mengubah skala kebutuhannya. Jika kamu ragu di antara dua baris, pilih selalu baris bawah hanya jika kamu akan melakukan panggilan video panjang; dalam kasus lain, tetaplah di baris atas.

Peta di Medina: Wajib dan Hampir Gratis

Medina Fez terkenal sebagai labirin perkotaan paling rumit yang masih ada, dan Medina Marrakech juga tidak kalah. Kamu pasti butuh peta. Kabar baiknya, penggunaan yang terlihat seperti pemborosan data besar ini sebenarnya salah satu yang paling murah: navigasi dengan Google Maps hanya menghabiskan sekitar 3-5 MB per jam. Meskipun kamu nyalakan delapan jam nonstop, tidak sampai 40 MB.

Masalahnya bukan pada data, melainkan sinyal. Di antara gang selebar dua meter dan dinding yang sangat tebal, GPS jadi kacau dan kamu akan melihat titik birumu melompat dari satu jalan ke jalan lain. Karena itu, saran praktisnya bukan «hemat data dengan peta», melainkan unduh peta offline sebelum tiba, melalui Wi-Fi dari penginapan atau rumah.

Di Google Maps, ini dilakukan dari foto profilmu, di «Peta offline», dengan memilih area. Mengunduh Marrakech dan sekitarnya memakan sekitar 50-150 MB; seluruh negara, jauh lebih besar. Lakukan lewat Wi-Fi dan pengeluaran itu tidak akan memotong paket datamu. Dengan peta terunduh, ponsel tetap bisa melacak posisimu melalui GPS —yang berfungsi tanpa data dan tanpa sinyal— dan kamu tetap punya akses ke jalan, tempat menarik, dan rute jalan kaki.

Saya selalu menambahkan peta kedua, seperti Maps.me atau Organic Maps, karena di medina biasanya mereka memiliki jalur pejalan kaki yang tidak ada di Google. Dua peta terunduh bobotnya lebih ringan dari satu episode serial dan bisa menyelamatkanmu dari jalan buntu mana pun.

Penerjemah, Tawar-menawar, dan Foto: Penggunaan Sehari-hari

Penerjemah adalah alat lain yang akan sering kamu gunakan di Maroko. Di kawasan wisata, kamu bisa mengandalkan bahasa Prancis, Spanyol, atau Inggris, tetapi begitu kamu keluar dari jalur utama —pasar lokal, menu tulisan tangan, label berbahasa Arab— kamera penerjemah akan menjadi sahabat terbaikmu. Dan saat tawar-menawar, menunjukkan angka yang jelas di layar bisa menghindari setengah dari kesalahpahaman.

Penggunaannya kecil: setiap pencarian dengan kamera menghabiskan 1-3 MB, jadi empat puluh pencarian sehari pun tidak sampai 100 MB. Meski begitu, trik jitunya adalah mengunduh paket bahasa offline Google Terjemahan (Arab, Prancis, Inggris) sebelum berangkat. Masing-masing memakan sekitar 40-80 MB, diunduh lewat Wi-Fi dan kemudian berfungsi tanpa data, bahkan tanpa sinyal. Di pasar tanpa sinyal, ini lebih berharga daripada gigabyte.

Foto adalah cerita lain. Kamu pasti akan mengambil banyak foto —Maroko adalah salah satu tempat di mana kamu bisa memotret empat ratus foto tanpa sadar— tetapi memotret tidak menghabiskan data. Yang menghabiskan data adalah mengirim dan mencadangkannya: setiap foto yang diunggah ke WhatsApp atau Instagram memakan 3-5 MB, dan pencadangan otomatis ke Google Foto atau iCloud bisa mencapai 1,5 GB per hari jika dibiarkan aktif dengan data seluler.

Pencadangan otomatis foto adalah, tanpa diragukan lagi, pemboros gigabyte terbesar saat bepergian. Nonaktifkan untuk data seluler sebelum berangkat dari rumah dan kamu sudah menyelesaikan 80% masalah.

Unggah foto yang ingin kamu bagikan saat itu juga, dan biarkan pencadangan penuh hanya untuk Wi-Fi di penginapan.

Merzouga dan Atlas: jam perjalanan yang tidak menghabiskan data

Inilah keunikan yang paling mengubah angka di Maroko. Rute perjalanan biasanya mencakup perjalanan jauh: dari Marrakech ke Merzouga sekitar sembilan atau sepuluh jam perjalanan darat melewati Tizi n'Tichka; dari Fez ke gurun juga serupa. Dan di sebagian besar ruas tersebut —jalur pegunungan Atlas, lembah Draa, jalan menuju erg— sinyal datang dan pergi.

Sinyal perkotaan di Maroko cukup bagus: ada 4G stabil di Marrakech, Fez, Casablanca, Tangier, dan Rabat, dan sejak akhir 2025 juga ada 5G di kota-kota besar. Maroc Telecom yang paling menjangkau daerah pedesaan. Tapi antarkota, di pegunungan, ada titik buta. Di Merzouga atau Zagora kota ada sinyal lumayan; di bukit pasir Erg Chebbi, tergantung di mana kamu mendirikan jaima.

Kalau dihitung dalam GB: jam-jam perjalanan itu hampir tidak menghabiskan data. Berikut ini rincian pemakaian dalam perjalanan tujuh hari yang sebenarnya.

Hari perjalanan Aktivitas Perkiraan data
1. Tiba di Marrakech Taksi, kabari rumah, Maps 80-150 MB
2. Medina dan Jemaa el-Fna Peta, penerjemah, foto, media sosial 250-400 MB
3. Rute ke gurun melewati Atlas Musik, kadang tanpa sinyal 50-150 MB
4. Merzouga dan malam di jaima Beberapa foto dan putus koneksi 30-100 MB
5. Ngarai Todra dan kasbah Peta, foto, sedikit media sosial 150-300 MB
6. Fez, jalan-jalan di medina Peta, penerjemah, foto 250-400 MB
7. Pulang dan penerbangan Boarding pass, pesan 50-100 MB

Total perjalanan: antara 860 MB hingga 1,6 GB. Makanya saya tekankan: 3 GB untuk seminggu itu longgar, bukan pas-pasan. Kalau kamu ingin tahu juga bagaimana koneksi di lapangan, saya uraikan di panduan internet di Maroko.

Cara menghitung pemakaian data sebelum berangkat

Semua di atas adalah rata-rata, dan kamu bukan rata-rata. Ada cara untuk tahu angka pastimu, dan cuma butuh dua menit: lihat berapa yang kamu habiskan sekarang.

Di Android, masuk ke Pengaturan → Jaringan & internet → SIM → Penggunaan data aplikasi dan ubah periode ke bulan lalu. Di iPhone, buka Pengaturan → Data seluler dan gulir ke daftar aplikasi; perhatian, di sana penghitungnya akumulasi sejak terakhir kali kamu reset, jadi kalau belum pernah direset, angkanya tidak berguna. Reset hari ini, tunggu seminggu normal, lalu lihat.

Dengan data itu, lakukan perbandingan sederhana: bagi pemakaian bulanan dengan 30, lalu kalikan dengan jumlah hari perjalanan. Kemudian sesuaikan dengan dua koreksi khas Maroko:

  • Kurangi antara 30% hingga 50% jika di rumah kamu nonton video atau dengar musik pakai data, dan di perjalanan akan pakai Wi-Fi.
  • Tambah 20% jika kamu akan berbagi koneksi dengan ponsel lain atau laptop.
  • Kurangi lagi untuk hari-hari di gurun dan jalan raya, di mana ponsel hanya diam di saku.

Jika hasilnya di bawah paket terkecil yang tersedia, selamat: beli yang kecil dan lupakan. Perhitungan ini, diterapkan ke destinasi mana pun, sudah saya perluas di panduan berapa GB yang dibutuhkan untuk traveling. Angka milikmu lebih berharga dari dua puluh tabel buatanku.

Tips menghemat GB di Maroko

Jika kamu sudah membeli pas-pasan, atau sekadar ingin lebih banyak sisa, penyesuaian ini benar-benar membuat perbedaan. Diurutkan berdasarkan besar penghematan:

  • Backup hanya via Wi-Fi. Google Foto, iCloud, dan OneDrive. Ini penghematan nomor satu, tanpa perdebatan: bisa mencapai lebih dari 1 GB per hari.
  • Unduh peta offline Marrakech, Fez, dan rute gurun sebelum berangkat.
  • Paket bahasa offline di penerjemah: Arab, Prancis, dan Inggris.
  • Aktifkan mode hemat data. Di Android ada di Pengaturan → Jaringan & internet; di iPhone di Data seluler → Opsi. Memampatkan, menghentikan refresh latar belakang, dan menghindari kejutan.
  • Nonaktifkan putar otomatis video di Instagram, TikTok, Facebook, dan X. Ini pengeluaran tak terlihat yang tidak dihitung siapa pun.
  • Turunkan kualitas video ke 480p saat menonton dengan data: dari 1 GB per jam jadi 300 MB.
  • Unduh musik dan serial di riad untuk jam-jam perjalanan darat. Spotify dan Netflix mengizinkan unduhan offline.
  • Unduh boarding pass dan reservasi dalam PDF, agar tidak bergantung pada jaringan di bandara Menara.
  • Kirim foto dalam versi terkompresi via WhatsApp, bukan kualitas asli.

Dengan pengaturan ini, perjalanan yang seharusnya menghabiskan 4 GB dengan mudah menjadi 1,5 GB. Saya punya daftar lengkap, dengan tangkapan layar mental setiap menu, di artikel cara menghemat data saat traveling. Luangkan sepuluh menit malam sebelum terbang dan kamu tidak akan lagi melirik penghitung data.

Apa yang terjadi kalau kamu kekurangan (dan kenapa aku lebih suka itu)

Mari kita bahas ketakutan yang sebenarnya: kehabisan data di tengah medina Fez. Kedengarannya dramatis, tapi sebenarnya tidak. Saat paketmu habis, koneksinya langsung berhenti: tidak ada tagihan kejutan, tidak ada biaya kelebihan pemakaian. Kamu cuma kehilangan internet seluler sampai isi ulang, selesai.

Dan isi ulang itu cuma soal beberapa menit. Cari wifi di kafe pertama atau riad-mu, masuk ke akun, beli paket lain, dan kamu sudah online lagi. Di negara yang hampir setiap teras punya wifi, mencari tempat untuk isi ulang bukan masalah. Lagipula, selama itu kamu masih punya peta yang sudah diunduh, penerjemah offline, foto, dan reservasi di PDF: kamu tetap bisa jalan-jalan dan makan.

Coba bandingkan dengan alternatifnya. Kalau kamu beli 20 GB untuk liburan empat hari dan cuma pakai 1,2 GB, tidak ada mekanisme yang mengembalikan selisihnya: kamu sudah bayar untuk data yang kadaluarsa bersamamu di bandara.

Aku seribu kali lebih milih kehabisan dan isi ulang lima menit dari teras Jemaa el-Fna daripada bayar di muka untuk gigabyte yang tidak akan terpakai. Yang pertama cuma habis segelas kopi; yang kedua, beneran uang.

Kalau ini pertama kalinya kamu pakai kartu digital macam ini dan ingin tahu cara aktivasi, aku jelasin langkah demi langkah di apa itu eSIM. Aturannya simpel: beli yang sedikit, isi ulang kalau perlu.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa GB yang aku butuhin untuk 4 hari di Marrakech?

1 GB cukup, 2 GB lebih dari cukup. Liburan pendek di Marrakech biasanya habis sekitar 250-400 MB per hari kalau kamu pakai peta, penerjemah, WhatsApp, dan upload beberapa foto. Kamu tidur di riad yang punya wifi, jadi backup foto dan video tidak pakai paket datamu.

Kalau untuk 7 hari jalan-jalan sampai ke padang pasir?

3 GB cukup untuk seluruh perjalanan dengan cadangan. Hari-hari di jalan menuju Merzouga konsumsinya kecil karena ada bagian tanpa sinyal dan HP-nya disimpan. Hitunganku untuk seminggu biasanya antara 860 MB sampai 1,6 GB total, jadi 3 GB masih punya bantalan lebih.

Apa peta boros data di area medina?

Enggak: navigasi pakai Google Maps cuma sekitar 3-5 MB per jam. Masalah di Fez dan Marrakech bukan konsumsinya, tapi GPS-nya suka nyasar di gang-gang sempit dan tembok tebal. Unduh peta offline lewat wifi sebelum masuk medina, dan kamu bakal dapat akurasi tanpa pakai data sama sekali.

Apakah ada sinyal di padang pasir Merzouga dan Pegunungan Atlas?

Di desa-desa ada, di antara desa tidak menentu. Merzouga dan Zagora punya 4G yang berfungsi, dan kota-kota besar jalannya lancar sejak 5G hadir di akhir 2025. Di jalur pegunungan Atlas, jalur pasir, dan beberapa lembah, sinyal kadang hilang. Bawalah peta dan musik yang sudah diunduh.

Apa wifi di riad cukup supaya tidak pakai data seluler?

Cukup untuk hal-hal berat, tapi tidak untuk seluruh perjalanan. Riad-riad di medina hampir selalu punya wifi; sinyalnya lemah di kamar berdinding tebal dan malam hari biasanya lebih lambat. Pakai untuk backup, unduhan, dan panggilan video, lalu sisakan data seluler untuk di luar.

Apa aku perlu gigabyte lebih kalau mau tawar-menawar pakai penerjemah?

Enggak, penerjemah konsumsinya sangat kecil: 1-3 MB per pencarian pakai kamera. Empat puluh kali pencarian dalam sehari tidak sampai 100 MB. Dan kalau kamu unduh paket offline bahasa Arab dan Prancis sebelum berangkat, bisa dipakai tanpa data sama sekali, bahkan di pasar tanpa sinyal.

Bisakah aku berbagi data dengan HP pasanganku?

Bisa, dengan mengaktifkan hotspot, tapi hitung konsumsinya jadi dua kali lipat. Kalau kalian mau berbagi satu koneksi, naikkan satu tingkat di tabel per profil: di mana satu orang butuh 3 GB, dua orang butuh 5 GB. Dan sepakati bahwa video ditonton lewat wifi.

Apa yang terjadi kalau aku beli gigabyte sedikit dan habis?

Enggak parah: koneksi terputus, tanpa biaya tambahan. Kamu isi ulang dari wifi kafe mana pun atau penginapanmu dalam beberapa menit dan lanjut lagi. Jauh lebih murah isi ulang daripada beli kebanyakan karena takut.

Kesimpulan

Kalau harus diringkas dalam satu kalimat: untuk Maroko, beli lebih sedikit dari yang kata instingmu. 3 GB untuk liburan 5-7 hari adalah angka yang cocok buat kebanyakan orang, 1-2 GB kalau kamu cuma pakai peta dan WhatsApp, dan 5 GB kalau kamu upload konten setiap hari atau berbagi koneksi. Paket 10 atau 20 GB masuk akal kalau kamu kerja jarak jauh dari riad, bukan kalau liburan singkat.

Sisanya bisa diatasi dengan tiga hal yang cuma butuh sepuluh menit malam sebelum terbang: unduh peta offline Marrakech dan Fez, unduh paket bahasa penerjemah, dan batasi backup foto cuma lewat wifi. Dengan begitu, seluruh perjalanan muat di paket kecil dan masih sisa.

Dan kalau kamu kehabisan, isi ulang dari teras dalam lima menit. Aku lebih suka bilang ini dan kamu balik lagi, daripada menjualmu gigabyte yang bakal menguap di bandara Menara. Kalau sudah yakin, ini dia eSIM Maroko dengan data sejak mendarat, dan kalau mau lihat dulu cakupan serta paket yang tersedia, aku jelasin di panduan eSIM untuk Maroko.

Marc González Sáez
Ditulis olehMarc González Sáez Pendiri PuraSim dan spesialis eSIM serta konektivitas untuk pelancong. Bertahun-tahun membantu bepergian tetap terhubung di seluruh dunia tanpa membayar lebih untuk roaming, dan secara pribadi menguji eSIM di setiap destinasi sebelum merekomendasikannya.
Bagikan panduan ini
eSIM Maroko
eSIM kamu untuk destinasi ini
eSIM Maroko

Aktifkan dengan QR dalam 1 menit dan mendarat tetap terhubung. Tanpa roaming, termasuk hotspot, dan dukungan manusia 24/7.

Perjalananmu berikutnya, terhubung

Data di 222 destinasi. Tanpa roaming. Aktif dalam 1 menit.

Pilih eSIM kamu