Intinya: menurut Juniper Research, koneksi eSIM di seluruh dunia akan naik dari 1.200 juta pada 2025 menjadi 4.900 juta pada 2030 (+300% dalam lima tahun), sementara Fortune Business Insights memperkirakan pasar global mencapai 1.760 juta dolar AS pada 2025 dan terus tumbuh hingga 2034. Untuk eSIM perjalanan, Juniper Research yang sama mencatat nilainya sudah sekitar 1.800 juta dolar AS pada 2025.
Pasar yang oleh beberapa konsultan digambarkan tak terbendung
Ketika beberapa firma analisis independen —masing-masing dengan metodologi, klien, dan kepentingannya sendiri— sampai pada kesimpulan yang sama, ada baiknya kita perhatikan. Inilah yang terjadi dengan eSIM: Juniper Research, Counterpoint Research, dan Fortune Business Insights dalam beberapa bulan terakhir merilis proyeksi yang berbeda dalam angka pastinya, tapi identik dalam arahnya. Semuanya menunjuk pada hal yang sama: eSIM sudah tidak lagi sekadar teknologi baru, melainkan menjadi cara standar untuk menghubungkan perangkat seluler, dan perubahan ini masih memiliki perjalanan panjang ke depan.
Kami tidak akan mengarang cerita dengan lebih banyak angka dari yang sudah ada. Artikel ini hanya memuat data yang telah dipublikasikan oleh konsultan-konsultan ini, dengan sumber yang disebutkan di setiap kasus, dan menyajikannya dalam konteks agar kamu sebagai orang biasa yang suka bepergian bisa mengerti apakah layak menggunakan eSIM dalam perjalananmu berikutnya.
Koneksi eSIM: dari 1.200 juta menjadi 4.900 juta dalam lima tahun
Data yang paling sering disebut di industri saat ini berasal dari Juniper Research: koneksi eSIM aktif di dunia akan tumbuh dari 1.200 juta pada 2025 menjadi 4.900 juta pada 2030. Itu berarti melipatgandakan jumlah koneksi sebanyak empat kali dalam lima tahun, yang oleh konsultan itu sendiri diringkas sebagai pertumbuhan mendekati 300% dalam lima tahun.
Perlu dipahami apa arti "koneksi eSIM" dalam studi semacam ini: tidak hanya berbicara tentang ponsel konsumen. Hitungan ini mencakup tablet, jam tangan pintar, laptop dengan konektivitas, dan terutama volume perangkat industri serta otomotif yang terus bertambah yang memiliki chip eSIM terintegrasi tanpa disadari oleh pengguna akhir. Basis yang begitu luas inilah yang menjelaskan proyeksi pertumbuhan yang begitu tajam: tidak bergantung pada satu pabrikan atau satu kategori produk saja.
Perangkat yang kompatibel: gelombang besar yang mendukung pertumbuhan
Di balik setiap koneksi aktif, pertama-tama ada perangkat yang diproduksi dengan kemampuan eSIM atau iSIM. Di sinilah data dari Counterpoint Research berperan, yang menghitung bahwa lebih dari 9.000 juta perangkat yang kompatibel dengan eSIM atau iSIM akan dikirim antara 2024 dan 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 22%.
Data ini menarik karena mengukur hal yang berbeda dari Juniper: bukan berapa banyak koneksi yang aktif pada suatu waktu, melainkan berapa banyak perangkat dengan kemampuan tersebut yang keluar dari pabrik. Perbedaannya penting. Sebuah ponsel, jam tangan, atau mobil bisa memiliki chip eSIM terpasang selama bertahun-tahun sebelum pemiliknya benar-benar mengaktifkan profil eSIM di dalamnya. Itulah sebabnya jumlah perangkat yang kompatibel selalu lebih besar dari jumlah koneksi aktif, dan itulah mengapa angka setinggi 9.000 juta unit memberi gambaran ke mana arah industri: eSIM bukan lagi opsi premium yang hanya ada di segelintir model, melainkan komponen yang semakin standar dalam perangkat keras yang diproduksi.
Ukuran pasar dalam dolar: dua sumber, satu arah yang sama
Ketika berbicara tentang nilai ekonomi pasar eSIM secara keseluruhan, Fortune Business Insights memperkirakan nilainya sebesar 1.760 juta dolar AS pada 2025, dengan proyeksi pertumbuhan hingga 7.620 juta dolar AS pada 2034. Ini adalah cakrawala yang lebih panjang dari Juniper Research (yang melihat hingga 2030), dan angka awal yang berbeda karena setiap konsultan mendefinisikan secara agak berbeda apa yang termasuk dalam "pasar eSIM" —apakah hanya mencakup layanan konektivitas, atau juga perangkat keras, perangkat lunak manajemen profil, dan sebagainya—.
Perbedaan metodologis ini normal dalam laporan semacam ini dan tidak membuat salah satu menjadi tidak valid: yang penting bukan menghafal angka pastinya hingga dolar, melainkan memahami bahwa dua konsultan yang bekerja dengan data dan klien berbeda sepakat bahwa pasar akan berlipat ganda beberapa kali dalam waktu kurang dari satu dekade.
| Sumber | Data | Periode |
|---|---|---|
| Juniper Research | Koneksi eSIM global: dari 1.200 J menjadi 4.900 J (~300%) | 2025 → 2030 |
| Counterpoint Research | Lebih dari 9.000 J perangkat eSIM/iSIM terkirim (CAGR 22%) | 2024 - 2030 |
| Fortune Business Insights | Pasar eSIM global: dari 1.760 J$ menjadi 7.620 J$ | 2025 → 2034 |
| Juniper Research | Pasar eSIM perjalanan: dari ~1.800 J$ menjadi lebih dari 8.700 J$ | 2025 → 2030 |
Kasus khusus eSIM perjalanan
Jika ada satu segmen dalam eSIM yang langsung bersentuhan dengan pelancong biasa, itu adalah eSIM perjalanan: profil yang dibeli untuk tujuan atau wilayah tertentu dan menggantikan roaming tradisional atau membeli SIM fisik saat tiba di bandara. Di sini, lagi-lagi Juniper Research, eSIM perjalanan mencapai hampir 1.800 juta dolar pada tahun 2025 dan proyeksinya akan melampaui 8.700 juta dolar pada tahun 2030.
Ini menempatkan eSIM perjalanan sebagai salah satu subsegmen yang tumbuh paling cepat di dalam pasar eSIM secara umum, di atas laju pasar secara keseluruhan menurut konsultan itu sendiri. Masuk akal: semakin banyak orang yang pernah menggunakan eSIM —meskipun tanpa sadar, diaktifkan oleh operator biasa mereka— dan ketika saatnya merencanakan perjalanan, mencari "eSIM" daripada pasrah dengan tarif roaming adalah keputusan yang semakin alami.
Ini saat yang tepat untuk mengingat data regulasi yang tidak berubah sebesar apa pun pasar tumbuh: di dalam 27 negara Uni Eropa, roaming "seperti di rumah" (RLAH) berlaku sejak 2017, jadi jika tujuan perjalananmu ada di dalam UE, operatormu seharusnya tidak lagi membebani biaya tambahan untuk menggunakan data. eSIM perjalanan berperan terutama di luar payung itu: Inggris, Amerika Serikat, Amerika Latin, Asia, atau destinasi mana pun di mana roaming dari operator biasamu memang berbiaya, dan di mana membandingkan eSIM perjalanan dengan roaming operator bisa membuat perbedaan yang signifikan di tagihan.
Mengapa tumbuh begitu pesat: faktor-faktor dasar
Tidak ada satu pun dari studi yang dikutip yang merinci satu penyebab tunggal, tetapi kita bisa menggambarkan secara kualitatif —tanpa mengarang angka yang tidak ada di laporan— apa yang mendorong pertumbuhan ini:
- Semakin banyak produsen yang mengintegrasikan eSIM sebagai bawaan. Ini bukan lagi fitur eksklusif kelas atas: semakin banyak model kelas menengah yang menyertakan teknologi ini, sehingga memperluas basis perangkat yang kompatibel, seperti yang tercermin dalam riset Counterpoint Research.
- Operator menyederhanakan aktivasi. Memasang profil eSIM yang dulu butuh beberapa langkah teknis kini cukup dengan memindai kode QR atau menekan satu tombol di aplikasi, sehingga mengurangi hambatan bagi pengguna akhir.
- Meningkatnya wisatawan internasional. Semakin banyak orang bepergian, semakin banyak yang mempertimbangkan alternatif selain roaming mahal, dan eSIM perjalanan menangkap sebagian dari permintaan itu —karena itulah pertumbuhan yang tercermin dalam riset Juniper Research di segmen spesifik tersebut—.
- Ekspansi ke sektor non-konsumen. Mobil terhubung, perangkat industri, meteran pintar: semuanya menambah jumlah koneksi yang diukur Juniper Research meskipun tidak terlihat oleh pengguna rumahan.
Penting untuk tidak menyamakan "pasar tumbuh" dengan "semua orang sudah pakai eSIM". Kedua data ini berjalan beriringan: pasar punya ruang pertumbuhan yang sangat besar justru karena adopsinya, meski sudah cepat, masih jauh dari selesai.
Artinya apa buat kamu kalau mau traveling
Di luar gambaran besarnya, data-data ini punya terjemahan praktis yang cukup langsung bagi siapa pun yang sedang merencanakan perjalanan:
- Pilihannya makin banyak, bukan makin sedikit. Pasar yang tumbuh secepat ini menarik lebih banyak penyedia dan paket, yang praktis berarti lebih banyak variasi harga dan destinasi yang tersedia untuk traveler.
- Cek dulu sebelum berangkat apakah HP-mu kompatibel. eSIM masih belum ada di 100% perangkat, jadi sebelum berasumsi bisa memakainya, ada baiknya cek pengaturan ponsel atau daftar model yang kompatibel dari penyedianya.
- Roaming intra-Eropa biasanya sudah tercakup oleh operator lokalmu. Berkat RLAH, untuk destinasi di dalam UE biasanya kamu tidak perlu tambahan apa pun. eSIM perjalanan baru masuk akal secara ekonomi di luar Uni Eropa.
- Aktivasi sebelum berangkat menghindarkan kejutan. Salah satu keunggulan yang mendorong adopsi eSIM perjalanan adalah bisa memasangnya dari jauh dan mengaktifkannya tepat saat mendarat, tanpa harus mencari konter atau toko di bandara tujuan.
Di PuraSIM kami melayani lebih dari 200 destinasi dan menawarkan dukungan 24/7 melalui email dan WhatsApp, jadi kalau kamu punya pertanyaan soal instalasi atau aktivasi selama perjalanan, ada orang yang bisa dihubungi kapan pun di zona waktu mana pun. Kalau kamu belum pernah menggunakannya, panduan tentang apa itu eSIM dan panduan tentang cara instal eSIM langkah demi langkah ini bisa jadi titik awal yang bagus sebelum membeli punyamu.
Pertanyaan Umum tentang Pertumbuhan Pasar eSIM
Seberapa besar pertumbuhan pasar eSIM hingga 2030?
Menurut Juniper Research, koneksi eSIM aktif di dunia akan meningkat dari 1.200 juta pada 2025 menjadi 4.900 juta pada 2030, pertumbuhan hampir 300% dalam lima tahun.
Berapa banyak perangkat dengan eSIM yang akan diproduksi?
Counterpoint Research memperkirakan lebih dari 9.000 juta perangkat yang kompatibel dengan eSIM atau iSIM akan dikirim antara 2024 dan 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 22%.
Berapa nilai pasar eSIM dalam dolar?
Fortune Business Insights menempatkannya pada 1.760 juta dolar pada 2025, dengan proyeksi pertumbuhan hingga 7.620 juta dolar pada 2034.
Dan pasar spesifik eSIM perjalanan?
Juniper Research memperkirakan eSIM perjalanan mencapai hampir 1.800 juta dolar pada 2025 dan memprediksi akan melampaui 8.700 juta dolar pada 2030, salah satu subsegmen dengan pertumbuhan tertinggi di pasar eSIM.
Mengapa permintaan eSIM di kalangan wisatawan tumbuh begitu pesat?
Karena semakin banyak perangkat yang sudah mendukung eSIM dari pabrik, aktivasi kini disederhanakan dengan memindai kode QR, dan pariwisata internasional terus berkembang, sehingga jumlah orang yang mencari alternatif roaming tradisional semakin besar. Kamu bisa membandingkan kedua opsi lebih detail di panduan ini tentang eSIM vs roaming.
Apakah aku perlu eSIM perjalanan kalau pergi ke negara Uni Eropa?
Dalam banyak kasus, tidak: di 27 negara UE berlaku roaming "seperti di rumah" sejak 2017, jadi paket lokal kamu biasanya berfungsi tanpa biaya tambahan. eSIM perjalanan lebih masuk akal terutama untuk tujuan di luar UE, di mana roaming operator biasanya dikenakan biaya tambahan. Kamu bisa lihat lebih banyak konteks tentang bagaimana perilaku wisatawan Indonesia dalam situasi ini di statistik roaming wisatawan Indonesia di luar negeri kami.
Bagaimana cara tahu apakah perjalanan berikutku lebih menguntungkan pakai eSIM?
Tergantung tujuan dan operator biasanya. Jika kamu terbang ke luar UE, membandingkan biaya roaming dari perusahaanmu dengan eSIM perjalanan untuk negara itu biasanya lebih menguntungkan; jika kamu juga sering pakai banyak data, ini dia tips hemat data dengan eSIM saat bepergian. Mungkin juga menarik untuk membandingkan dengan opsi klasik chip internasional fisik vs eSIM jika kamu ingin mempertimbangkan kedua alternatif sebelum memutuskan.
Kesimpulan
Angka-angka dari Juniper Research, Counterpoint Research, dan Fortune Business Insights tidak meninggalkan banyak keraguan tentang arah pasar eSIM: lebih banyak koneksi, lebih banyak perangkat yang kompatibel, lebih banyak nilai ekonomi, dan di dalamnya, segmen perjalanan yang tumbuh dengan kekuatannya sendiri. Apa yang kamu lakukan dengan data itu adalah yang benar-benar penting: jika perjalananmu berikutnya ke luar Uni Eropa, ada baiknya membandingkan harga sebelum berangkat. Kamu bisa mulai dengan paket seperti eSIM untuk Eropa atau eSIM untuk Amerika Serikat dan lihat apakah cocok dengan itinerarymu.







