Setiap kali aku merencanakan perjalanan ke Asia, ada satu hal yang aku selesaikan sebelum mengemas koper: bagaimana cara mendapatkan internet di Taiwan sejak menit pertama. Dan ini murni soal kepraktisan, karena di Taiwan tanpa data, kamu kehilangan setengah perjalanan: jadwal kereta, peta MRT, penerjemah kamera untuk menu, dan pembayaran dengan EasyCard semuanya ada di ponsel. Di sini aku membandingkan semua opsi nyata yang kamu miliki sebagai turis, lengkap dengan harga dan kekurangannya, agar kamu bisa memilih dengan bijak dan bukan asal comot di konter bandara Taoyuan.
Taiwan, salah satu jaringan terbaik di dunia
Di Taiwan, ada empat cara utama untuk terhubung: roaming (paling mahal), Wi-Fi publik iTaiwan (gratis tapi terbatas), SIM lokal Taiwan (data unlimited sangat murah), dan eSIM (paling praktis). Bagi kebanyakan pelancong, eSIM menang karena kenyamanan, harga, dan bisa diinstal sebelum terbang.
Taiwan, tanpa berlebihan, adalah salah satu tempat terbaik di planet ini untuk tetap terhubung. Laporan jaringan independen menempatkan Chunghwa Telecom dengan kecepatan unduh rata-rata di 5G lebih dari 300 Mbps, sementara Far EasTone dan Taiwan Mobile di atas 180 Mbps. Artinya: kecepatan fiber di ponsel, sambil jalan-jalan di jalan.
Sisi sebaliknya adalah turis yang tidak terhubung akan lebih menderita di sini daripada di Eropa, karena seluruh logistik perjalanan mengasumsikan kamu punya data. Ini adalah aplikasi yang akan kamu gunakan terus-menerus, dan tidak ada yang berfungsi tanpa koneksi:
- Google Maps. Di sini benar-benar berfungsi sempurna, dengan rute MRT, bus, dan kereta waktu nyata.
- Taiwan High Speed Rail dan Taiwan Railway. Jadwal dan tiket kereta peluru serta kereta reguler semuanya diakses dari ponsel.
- Google Translate. Penerjemah kamera untuk menerjemahkan menu dan papan bertuliskan aksara tradisional Cina benar-benar sangat berharga.
- Uber dan aplikasi pembayaran. Taksi, LINE (aplikasi pesan nasional), dan isi ulang EasyCard semuanya butuh data.
Kesimpulannya sederhana: di Taiwan, koneksi bukanlah kemewahan, melainkan infrastruktur dasar perjalanan.
Semua opsi, dibandingkan
Ini gambaran umumnya: empat cara nyata yang dimiliki turis untuk terhubung di Taiwan, ditambah pocket wifi, beserta biaya masing-masing dan di mana letak kekurangannya.
| Opsi | Biaya (10 hari) | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|---|
| Roaming operator lokal | 60-120 € | Langsung berfungsa saat mendarat, tanpa perlu melakukan apa pun | Paling mahal; paket dengan batas rendah |
| Wi-Fi iTaiwan | 0 € | Gratis dan tanpa pendaftaran | Hanya di dalam ruangan; tidak berguna saat bergerak |
| Pocket wifi | 20-40 € | Bisa dipakai bersama beberapa perangkat | Perangkat tambahan, baterai, dan harus dikembalikan |
| SIM lokal Taiwan | 13-25 € | Data unlimited sangat murah | Butuh paspor, antre, nomor kamu hilang |
| eSIM perjalanan | 10-25 € | Diinstal sebelum terbang, tanpa kartu fisik | Butuh ponsel yang kompatibel |
Yang menarik dari Taiwan dibandingkan destinasi lain adalah SIM lokal sangat murah hingga hampir setara dengan eSIM. Meski begitu, opsi paling nyaman (roaming) tetap yang paling mahal, dan yang paling gratis (Wi-Fi) justru paling tidak berguna saat kamu benar-benar membutuhkannya, yaitu di jalan. Rincian mengapa roaming bisa sangat mahal bisa kamu lihat di berapa biaya roaming internasional.
Tidak ada satu opsi pun yang buruk untuk semua orang: grup yang bepergian bersama bisa memaksimalkan pocket wifi, dan siapa pun yang tinggal sebulan pasti menginginkan nomor Taiwan. Jawabannya tergantung pada perjalananmu, bukan aturan tetap.
Roaming: Nyaman dan Mahal Banget
Mari kita mulai dari opsi default: tidak melakukan apa-apa dan membiarkan operator kamu menagih. Di dalam Uni Eropa berlaku "roam like at home" dan kamu bisa menggunakan paket lokal kamu tanpa biaya tambahan. Taiwan berada di luar UE, jadi perlindungan itu tidak ada dan kamu langsung masuk ke tarif zona internasional, yang di Asia termasuk yang paling mahal.
Operator-operator besar Spanyol menawarkan paket untuk Asia antara 5 hingga 12 euro per hari untuk 100 MB atau 1 GB. Coba hitung: sepuluh hari dengan paket 8 euro berarti 80 euro, dan banyak yang habis lebih cepat jika kamu melakukan panggilan video atau mengunggah foto dari pasar malam. Saat paket habis, beberapa operator memutus koneksi dan yang lain menagih berdasarkan pemakaian, dengan tagihan tiga digit saat pulang. Kejutan klasik setelahnya.
Ada satu nuansa penting: menjaga nomor Spanyol kamu tetap aktif adalah satu-satunya cara untuk terus menerima SMS, termasuk kode dari bank. Hal yang bijak adalah membiarkannya hanya untuk pesan dan menggunakan data melalui jalur lain, persis seperti yang dimungkinkan oleh eSIM: kartu Spanyol kamu tetap di dalam untuk verifikasi dan data dikonsumsi oleh profil Taiwan. Saya bahas lebih lanjut di eSIM vs roaming. Singkatnya: sebagai jaring pengaman itu bagus; sebagai rencana utama di Taiwan, itu buang-buang uang.
Wi-Fi Publik: iTaiwan dan Syarat & Ketentuan
Taiwan bangga, dengan alasan yang tepat, akan Wi-Fi publiknya. Pemerintah mengelola iTaiwan, jaringan dengan lebih dari 5.000 titik gratis di kantor publik, stasiun, tempat wisata, dan pusat budaya. Kabar baik bagi wisatawan adalah, sejak Juli 2020, tidak perlu lagi mendaftar atau menjadi penduduk: kamu terhubung dan browsing, termasuk turis asing. Tambahkan Wi-Fi dari kafe, MRT, convenience store, dan hotel, yang ada di mana-mana.
Kenapa ini saja tidak cukup? Karena empat alasan yang akan kamu temukan di hari pertama:
- Tidak mencakup jalan. iTaiwan berada di dalam ruangan dan sebagian besar titiknya tutup di luar jam kantor. Tepat saat kamu paling membutuhkannya —mencari pintu keluar metro atau peron kereta— kamu tidak punya akses.
- Portal captive. Beberapa jaringan toko memang meminta verifikasi nomor telepon, dan tidak selalu menerima nomor Indonesia.
- Kualitas tidak konsisten. Jaringan terbuka yang digunakan bersama ratusan orang di Stasiun Taipei bukanlah 5G yang kita bicarakan.
- Keamanan. Masuk ke perbankan dari jaringan terbuka tanpa VPN adalah ide buruk di sini dan di mana pun.
Rekomendasi saya adalah perlakukan ini sebagaimana adanya: pelengkap yang bagus untuk hotel, bukan rencana koneksi utama. Unduh peta offline, unggah foto, dan perbarui aplikasi saat makan malam, dan simpan data seluler untuk bergerak, karena di situlah perjalananmu dipertaruhkan.
Pocket Wi-Fi: Router Sewaan
Pocket Wi-Fi adalah router portabel seukuran sabun batangan yang membuat jaringannya sendiri dan kamu bisa menghubungkan ponsel, tablet, dan laptop. Di Taiwan, ini disewa per hari, diambil di konter bandara Taoyuan, dan dikembalikan di konter lain sebelum terbang.
Harganya berkisar 2 hingga 4 euro per hari dengan data tak terbatas dan hingga lima perangkat terhubung. Tapi kenyataan tidak selalu seperti di atas kertas, dan di sinilah saya mulai tidak terlalu yakin.
Pertama kali saya menyewa pocket Wi-Fi dalam perjalanan, saya akhirnya membawa dua ponsel, satu kamera, dan satu power bank hanya untuk router. Hari ketika saya lupa di hotel, seluruh grup kehilangan internet sekaligus.
Daya tahannya 8 hingga 12 jam, dan dalam sehari turis yang padat, angka itu akan habis: kamu perlu power bank untuk router selain untuk ponsel. Dan ada ketergantungan kelompok: siapa yang membawa perangkat menentukan ritme grup, dan jika ada yang berpisah, mereka kehilangan data. Tambahkan deposit, asuransi kehilangan, dan menghitung pengembalian pada hari penerbangan. Saya bandingkan secara mendalam di eSIM vs pocket Wi-Fi: untuk grup yang selalu bersama, ini masuk akal; untuk yang lain, ini teknologi lama.
SIM lokal Taiwan: paket data unlimited murah
Di sini Taiwan bersinar dan layak mendapat perhatian khusus: kartu prabayar turis dengan data unlimited sangat murah. Tiga operator —Chunghwa Telecom, Taiwan Mobile, dan Far EasTone— memiliki konter di area kedatangan Terminal 1 dan 2 Bandara Taoyuan, dan menjual paket harian yang dirancang untuk turis. Ini adalah harga referensi dari Chunghwa, pemimpin jaringan:
| Paket (Chunghwa) | Harga | Data | Setara dengan |
|---|---|---|---|
| 7 hari | NT$450 | Unlimited | ~13 € |
| 15 hari | NT$700 | Unlimited + saldo panggilan | ~20 € |
| 30 hari | NT$1.000 | Unlimited + saldo panggilan | ~29 € |
Ini tawaran yang sulit ditandingi. Kekurangannya, seperti hampir di seluruh Asia, adalah urusan administrasi: wajib menunjukkan paspor untuk membeli dan mengaktifkan SIM apa pun, dan biasanya mereka meminta dokumen identitas kedua. Artinya, antre dan isi formulir tepat saat kamu baru saja menempuh penerbangan lima belas jam. Selain itu, paket ini tidak bisa diperpanjang atau diisi ulang: begitu masa berlaku habis, selesai.
Dan ada satu detail yang sering diremehkan: untuk memasang SIM Taiwan, kamu harus mengeluarkan kartu lokalmu dan menyimpannya di tempat yang aman. Selama SIM Taiwan terpasang, nomor lokalmu mati, jadi pamit dulu sama SMS bank. Perbandingan lengkapnya, di eSIM vs SIM lokal.
eSIM: opsi yang saya rekomendasikan
eSIM adalah kartu digital yang kamu unduh ke ponsel: cara kerjanya sama seperti kartu biasa, tapi tanpa plastik. Kamu beli dari sofa di rumah, terima QR, scan, dan profil terinstal, siap diaktifkan saat mendarat. Kalau belum pernah pakai, mulai dari apa itu eSIM, yang menjelaskan dari awal.
Untuk Taiwan, keuntungannya bertumpuk. Aktivasinya instan: kamu turun dari pesawat, nyalakan data, dan sudah terhubung ke jaringan Taiwan sebelum sampai ke ban berjalan bagasi, tanpa antre atau paspor. Dan yang paling penting buat saya, dual SIM: kartu lokalmu tetap terpasang untuk SMS dan panggilan sementara data berjalan lewat profil Taiwan, yang langsung menyelesaikan masalah kode verifikasi bank yang sering bikin repot di Asia.
Satu-satunya syarat adalah ponsel yang kompatibel dan tidak terkunci: hampir semua iPhone mulai dari XS, Samsung mulai dari Galaxy S20, Pixel mulai dari 3, dan hampir semua kelas menengah-atas terbaru. Paket ini menggunakan jaringan yang sama dengan Chunghwa, Taiwan Mobile, dan Far EasTone, jadi kamu mendapatkan kualitas jaringan yang sama seperti yang digunakan orang Taiwan: tidak ada jaringan kelas dua untuk turis. Kalau mau panduan langkah demi langkah yang spesifik, ada di panduan eSIM untuk Taiwan.
Cakupan: Taipei, Taroko, Kenting, dan HSR
Apakah cakupannya sama bagusnya di luar Taipei? Secara umum, ya, dengan margin yang lebar dibandingkan dengan yang biasa kamu alami. Taiwan adalah pulau pegunungan tapi padat penduduk, dan operator telah mencakup hampir seluruh wilayah berpenghuni dengan 4G dan sebagian besar dengan 5G. Ini adalah skenario yang biasanya jadi perhatian:
- Taipei dan MRT. Cakupan penuh, termasuk gedung pencakar langit, ruang bawah tanah komersial, dan semua terowongan serta stasiun kereta bawah tanah. Kamu bisa nonton video di antara stasiun tanpa putus.
- Kereta kecepatan tinggi (HSR). Di rute Taipei-Kaohsiung, koneksi tetap stabil di 60-90 Mbps selama 95% perjalanan, dengan potongan mikro beberapa detik di beberapa terowongan yang langsung pulih.
- Taroko. Ada 4G di pusat pengunjung dan pemberhentian utama ngarai, tapi sinyal melemah di bagian terdalam jurang. Unduh peta offline sebelum masuk.
- Sun Moon Lake. Cakupan sangat baik: 50-60 Mbps di Shuishe dan 4G stabil di jalur sepeda dan kuil-kuil.
- Kenting dan pantai timur. Di sini ponsel adalah koneksi utamamu, karena wifi lebih sedikit. Di kota seperti Hualien dan Taitung, kecepatan sekitar 55-68 Mbps, dan turun ke 30-45 Mbps di jalan antar kota.
Singkatnya, kamu tidak perlu merencanakan rute dengan memikirkan di mana akan ada sinyal. Kecuali kamu melakukan pendakian serius di pegunungan tengah, kamu akan tetap terhubung hampir sepanjang waktu.
Berapa Banyak Data yang Kamu Butuhkan
Ini pertanyaan yang paling sering ditanyakan ke saya dan tempat di mana kebanyakan orang salah, hampir selalu karena kebanyakan: kecemasan membuat orang memilih paket besar yang ujung-ujungnya tidak terpakai setengahnya. Yuk kita lihat angka riil konsumsi harian dalam perjalanan tipikal ke Taiwan.
| Profil | Penggunaan harian | Konsumsi/hari | Paket untuk 10 hari |
|---|---|---|---|
| Ringan | Maps, WhatsApp, sedikit web dan email | 300-500 MB | 5 GB |
| Sedang (paling umum) | Maps, media sosial, foto, kadang video call | 800 MB - 1,2 GB | 10 GB |
| Berat | Stories setiap hari, streaming, upload video, berbagi koneksi | 2-3 GB | 20 GB atau tak terbatas |
Saran saya: untuk perjalanan standar 8 sampai 12 hari, 10 GB adalah titik manisnya. Itu sudah lebih dari cukup untuk Google Maps, penerjemah kamera, jadwal kereta, dan telepon ke rumah. Ingat juga bahwa kamu akan sering masuk dan keluar dari tempat-tempat dengan wifi — kafe, toko, hotel — jadi sebagian besar konsumsi besar akan terpakai di sana.
Satu trik yang selalu saya lakukan: saya unduh peta offline malam sebelum terbang, pakai wifi rumah. Itu menghemat satu GB dan memberi saya rencana cadangan di hari pertama. Dan jika kamu kehabisan di tengah perjalanan, isi ulang paket digital hanya butuh dua menit dari aplikasi.
Tiba dengan Koneksi Sejak Mendarat
Tujuannya sederhana: saat pesawat menyentuh landasan di Taoyuan dan kamu mematikan mode pesawat, kamu sudah punya internet. Tanpa antre, tanpa mencari konter, tanpa bergantung pada wifi bandara. Begini cara saya melakukannya, dan ini berfungsi sama di Taoyuan, Songshan, atau Kaohsiung.
- Di rumah, pakai wifi, sebelum terbang. Beli paket, terima QR, dan pindai. Profil terinstal tetapi tidak aktif: tidak menghabiskan data apa pun dan belum mulai menghitung masa berlaku.
- Periksa apakah HP tidak terkunci. Pengaturan > Umum > Informasi di iPhone, atau Pengaturan > Koneksi > Manajer kartu SIM di Android. Jika muncul baris baru, itu sudah siap.
- Saat mendarat di Taoyuan. Matikan mode pesawat, aktifkan data, dan pilih profil Taiwan sebagai jalur data. Jaringan akan tersambung dalam waktu kurang dari satu menit.
- Biarkan SIM lokal kamu untuk panggilan dan SMS. Nomormu tetap aktif untuk kode bank, tanpa menghabiskan data.
- Nonaktifkan roaming data di jalur lokal. Saya tekankan ini karena di sinilah orang sering salah: HP dengan roaming aktif di latar belakang bisa menghabiskan 30 euro saat kamu menunggu koper.
Dengan ini, saat kamu naik MRT bandara menuju Taipei, kamu sudah punya Google Maps menghitung rute dan bisa memberitahu kabar ke rumah. Saya mendarat dengan peta sudah terbuka, dan perasaan tiba tanpa bergantung pada siapa pun itu sudah setengah kemenangan perjalanan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Google Maps berfungsi di Taiwan?
Ya, dan sangat baik. Berbeda dengan negara Asia lainnya, di Taiwan Google Maps memberikan rute yang andal untuk mobil, jalan kaki, dan transportasi umum, dengan jadwal waktu nyata. Kamu hanya perlu data seluler untuk menghitung rute.
Apakah saya perlu paspor untuk SIM Taiwan?
Ya. Hukum Taiwan mewajibkan identifikasi pemilik, jadi paspor wajib dan biasanya mereka meminta dokumen kedua untuk membeli dan mengaktifkan kartu fisik apa pun. Konter di Taoyuan selalu memintanya; eSIM perjalanan menghindari proses administrasi itu.
Apakah perlu registrasi untuk menggunakan wifi iTaiwan?
Tidak lagi. Sejak Juli 2020, iTaiwan gratis dan tanpa registrasi juga untuk turis asing: cukup sambungkan. Tapi, ini hanya ada di dalam ruangan dan banyak titik yang tutup di luar jam kantor, jadi ini hanya pelengkap, bukan paket utama.
Berapa GB yang saya butuhkan untuk 10 hari di Taiwan?
Untuk perjalanan wisata standar, 10 GB sudah cukup. Konsumsi rata-rata sekitar 800 MB - 1,2 GB per hari menggunakan peta, pesan, media sosial, dan foto.
Apakah ada sinyal di kereta cepat dan MRT?
Ya, dan sangat bagus. Semua MRT Taipei punya sinyal, termasuk terowongan dan stasiun. Kereta cepat mempertahankan 60-90 Mbps hampir sepanjang perjalanan Taipei-Kaohsiung, dengan putus sesaat beberapa detik di beberapa terowongan.
Bagaimana dengan Taroko atau pantai timur?
Pantai timur (Hualien, Taitung, Kenting) punya 4G dan 5G dengan kecepatan baik di kota. Di ngarai Taroko, ada sinyal di pusat pengunjung dan perhentian utama, tapi sinyal melemah di bagian dalam ngarai: unduh peta offline sebelum masuk.
Bisakah saya tetap menggunakan nomor lokal sementara data melalui profil Taiwan?
Ya. Kartu lokalmu tetap di HP menerima panggilan dan SMS (penting untuk kode bank) sementara data berjalan melalui profil Taiwan. Kamu hanya perlu menonaktifkan roaming data di jalur itu agar tidak membayar lebih.
Kesimpulan
Gambarnya sudah jelas. Taiwan memiliki salah satu jaringan seluler terbaik di dunia dan infrastruktur digital yang menganggap kamu sudah terhubung: peta, kereta, penerjemah, dan pembayaran semuanya ada di HP. Terhubung bukanlah kemewahan, ini bagian dari tiket perjalanan.
Wifi iTaiwan adalah pelengkap yang bagus tapi bukan paket utama; roaming itu nyaman tapi sangat mahal; pocket wifi hanya sepadan untuk grup yang bepergian bersama; dan SIM lokal Taiwan sangat murah, tapi membutuhkan antre, paspor, dan kehilangan nomor lokalmu. eSIM mengambil yang terbaik dari semuanya: kamu instal di rumah, aktifkan saat mendarat, dan gunakan jaringan Chunghwa, Taiwan Mobile, dan Far EasTone yang sama dengan yang dipakai penduduk setempat, sambil tetap mempertahankan jalur lokalmu untuk SMS bank.
Di PuraSIM saya belum punya paket eksklusif Taiwan, tapi eSIM internasional mencakup negara ini dengan sempurna. Rekomendasi praktis saya: 10 GB untuk sepuluh hari, profil diinstal malam sebelum terbang, dan roaming data dinonaktifkan di jalur lokal. Dengan itu kamu bisa menyelesaikannya sekarang dalam lima menit dan mendarat di Taoyuan dengan peta sudah terbuka.







