Intinya: dalam perbandingan Ubigi vs Airalo, Airalo unggul di harga awal dan katalog lebih dari 200 destinasi; Ubigi unggul dalam kemudahan isi ulang dan paket regional untuk kamu yang sering bepergian. Keduanya tidak menjamin dukungan dalam bahasa Indonesia, jadi kalau itu penting buatmu, lihat juga alternatif yang dirancang untuk pelancong berbahasa Indonesia.
Kalau kamu lagi bingung milih antara Ubigi dan Airalo untuk perjalananmu selanjutnya, itu wajar: keduanya adalah eSIM yang paling sering disebut dan cara kerjanya mirip, tapi tidak sama. Di panduan ini kita bandingkan dari segi harga, jangkauan, aktivasi, dan aplikasi supaya kamu lihat mana yang paling cocok dengan tipe perjalananmu dan di mana masing-masing punya kelemahan.
Ubigi vs Airalo dalam satu kalimat
Ubigi mengandalkan paket data dengan isi ulang dari aplikasi dan profil regional yang kuat; Airalo adalah bazar besar eSIM per negara dengan harga awal yang sangat murah. Ubigi biasanya unggul dalam pengalaman isi ulang dan Airalo unggul dalam variasi dan harga awal, tapi keduanya tetap menghabiskan data yang tidak kamu pakai jika masa berlakunya habis.
Perbedaan praktisnya ada di detail. Airalo menjual paket tertutup (misalnya 3 GB untuk 15 hari) dan saat habis, kamu beli lagi; katalognya mencakup lebih dari 200 destinasi dan kamu bisa menemukan paket mulai dari harga yang hampir simbolis. Ubigi, sebaliknya, dirancang untuk kamu yang sering bepergian: kamu pasang satu profil dan isi ulang saat perlu tanpa harus memindai ulang apa pun. Kalau kamu terbang setahun sekali, kemudahan itu tidak akan terasa; kalau kamu bepergian setiap dua bulan, kamu akan merasakannya. Perbedaan lain yang jarang dibahas adalah Ubigi menawarkan beberapa paket dengan data yang tidak kedaluwarsa secara jelas selama kamu punya saldo, sesuatu yang hampir tidak pernah dilakukan Airalo. Tidak ada satu pun yang "paling baik" secara abstrak: semua tergantung seberapa sering kamu bepergian dan seberapa besar kamu menghargai tidak perlu mengelola banyak eSIM di ponsel.

Harga dan paket: siapa yang lebih murah
Dalam hal harga awal, Airalo biasanya memenangkan pertarungan pertama dengan paket kecil yang sangat murah, tapi biaya per gigabyte sebenarnya tergantung pada destinasi. Ubigi lebih unggul untuk masa tinggal yang lama dan profil regional, di mana harga per GB-nya lebih rendah. Tabel di bawah merangkum apa yang biasanya kamu temukan secara kasar untuk destinasi Eropa yang sama.
| Aspek | Ubigi | Airalo |
|---|---|---|
| Paket terkecil | Biasanya mulai dari 1 GB | Paket sangat kecil mulai dari harga minimum |
| Biaya per GB (tinggal lama) | Kompetitif untuk paket regional | Naik saat membeli beberapa paket |
| Data tak terbatas | Di beberapa destinasi | Di destinasi tertentu |
| Isi ulang | Tanpa menginstal ulang profil | Terkadang berarti eSIM baru |
Tipsnya adalah jangan hanya melihat harga paket pertama. Paket 1 GB yang sangat murah tapi habis dalam dua hari karena peta dan WhatsApp dengan video, membuatmu harus beli lagi, dan di situ Airalo bisa berakhir lebih mahal daripada paket menengah Ubigi. Sebelum membeli, putuskan juga kapan kamu mengaktifkan profil: apakah kamu melakukannya lebih awal dari rumah atau menunggu sampai mendarat, itu mengubah apa yang paling cocok untukmu, dan perhitungan itu sudah dijelaskan di membeli eSIM sebelum berangkat atau di destinasi. Ini bukan detail sepele: mengaktifkan paket berbatas waktu terlalu cepat akan menghabiskan hari-hari data tanpa menggunakannya.
Tips: selalu bandingkan biaya per GB dari paket lengkap yang akan kamu pakai, bukan harga paket umpan 1 GB. Angka itu menipu.
Cobertura dan kualitas jaringan
Keduanya mengandalkan operator lokal, jadi cakupan lebih bergantung pada negara daripada mereknya. Airalo biasanya mencantumkan jaringan yang kamu sambungkan sebelum membeli; Ubigi cenderung memprioritaskan jaringan dengan roaming data yang baik. Dalam praktiknya, di kota-kota besar keduanya berfungsi dengan baik; perbedaannya muncul di daerah pedesaan, di mana operator yang ada di sekitarmu yang menentukan. Jika tujuanmu punya cakupan seluler yang buruk secara umum, tidak ada eSIM yang bisa memperbaikinya.
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kecepatan. Banyak eSIM perjalanan membatasi koneksi ke 4G meskipun ponselmu mendukung 5G, dan itu memengaruhi unduhan dan streaming. Kalau itu penting bagimu, cek di deskripsi paket apakah termasuk jaringan berkecepatan tinggi; kami bahas apakah layak dalam eSIM 5G vs 4G: apakah layak untuk perjalanan. Dan hati-hati dengan tulisan kecil: "hingga X Mbps" yang diiklankan di deskripsi paket hampir tidak pernah sesuai dengan yang kamu lihat di ponsel asli. Di area dengan banyak orang terhubung bersamaan —stasiun kereta saat jam sibuk, bandara— kecepatan turun meskipun operatornya bagus, dan itu tidak tergantung pada apakah kamu pakai Ubigi atau Airalo.

Aktivasi dan kemudahan penggunaan
Prosesnya hampir identik: kamu membeli, menerima QR, memindainya di pengaturan eSIM, dan mengaktifkan data saat mendarat. Airalo menambahkan opsi instalasi langsung di banyak ponsel terbaru tanpa QR; Ubigi memudahkan instalasi profil dari aplikasinya. Dalam kedua kasus, kuncinya adalah instal sebelum berangkat dari rumah dengan wifi dan aktifkan hanya saat tiba di tujuan.
Yang bisa membingungkan pemula di Airalo adalah setiap pembelian bisa menghasilkan eSIM berbeda yang menumpuk di ponsel; seiring waktu kamu punya beberapa jalur yang tidak terpakai. Ubigi mempertahankan satu profil yang kamu isi ulang, jadi ponsel tetap lebih bersih. Jika ini eSIM pertamamu dan kamu ingin panduan langkah demi langkah dari awal sampai akhir, ada panduan cara menginstal eSIM yang berlaku untuk semua penyedia. Dan ingat: mengaktifkan eSIM tidak menghapus SIM fisikmu, jadi kamu tetap menerima panggilan dari nomor lokalmu.
Jika perjalananmu melewati beberapa negara
Di sinilah perbandingannya jadi menarik dan di sinilah yang paling jarang diperhatikan oleh mereka yang hanya melihat harga paket pertama. Jika rutenya, misalnya, Italia, Prancis, dan Portugal dalam dua minggu, membeli eSIM berbeda untuk setiap negara dengan Airalo berarti tiga pembelian, tiga QR, dan tiga profil yang harus dikelola; beberapa bahkan tidak saling tumpang tindih dengan baik jika perjalanan diperpanjang. Ubigi, dengan paket regionalnya, menyelesaikan ini sekaligus: kamu mengaktifkan satu profil yang berfungsi di beberapa negara di kawasan itu dan tidak perlu menyentuh apa pun lagi sampai saldomu habis.
Tapi "regional" tidak selalu berarti hal yang sama di setiap operator, dan di situlah nuansa yang hampir tidak ada yang menjelaskan dengan baik: paket regional bisa mencakup seluruh Uni Eropa atau hanya beberapa negara tertentu, dan perbedaan antara eSIM regional dan eSIM per negara sangat memengaruhi pilihanmu tergantung itinerari; kami bahas lebih lanjut di eSIM regional vs eSIM per negara. Jika perjalananmu melintasi beberapa benua —transit di Istanbul dalam perjalanan ke Thailand, misalnya— paket regional terluas pun tidak akan membantumu, dan di sinilah perbedaan antara cakupan regional dan global yang sering dikacaukan orang saat membeli terburu-buru.
Aturan praktis: jika itinerarimu mencakup tiga negara atau kurang dan negara-negara itu berbatasan, paket regional yang dipilih dengan baik hampir selalu lebih murah dan lebih nyaman daripada membeli per negara. Jika lebih dari tiga atau kamu berpindah benua, hitung baik-baik karena penghematan dari paket regional bisa hilang.
Aplikasi, isi ulang, dan dukungan
Di sini terlihat filosofi masing-masing. Aplikasi Ubigi berfokus pada mengelola profil kamu dan isi ulang dalam dua sentuhan tanpa memindai QR lain, yang nyaman bagi pelancong sering. Aplikasi Airalo berfungsi seperti toko: kamu menjelajahi negara, membeli, dan mengelola setiap eSIM secara terpisah. Untuk perjalanan sekali-sekali tidak masalah; untuk sepuluh perjalanan setahun, Ubigi mengurangi gesekan.
Dalam dukungan, keduanya menawarkan bantuan melalui obrolan, meskipun tidak selalu dalam bahasa Indonesia dan dengan jam yang bervariasi. Inilah titik di mana merek yang dirancang untuk pelancong berbahasa Indonesia membuat perbedaan: dukungan dalam bahasa Indonesia dan harga jelas tanpa kejutan. Jika kamu sedang mempertimbangkan apakah eSIM sepadan dibandingkan membeli SIM fisik lokal begitu mendarat, keraguan itu juga punya jawaban jujur di eSIM vs SIM lokal: perbandingan jujur. Dan jika tujuanmu berikutnya adalah Eropa, kamu bisa langsung melihat apa yang dicakup oleh paket contoh sebelum membeli di eSIM untuk Eropa.
Untuk siapa masing-masing
Pilih Airalo jika kamu melakukan perjalanan sekali-sekali, ingin harga masuk terendah, dan tidak keberatan mengelola beberapa eSIM. Pilih Ubigi jika kamu sering bepergian, menghargai isi ulang tanpa instal ulang, dan biasanya bergerak di beberapa wilayah. Dan pertimbangkan jalur ketiga jika yang kamu cari adalah dukungan dalam bahasamu dan aplikasi sederhana tanpa kejutan.
- Pelancong setahun sekali: Airalo karena harga awal, atau eSIM dengan dukungan dalam bahasa Indonesia untuk pergi dengan tenang.
- Pelancong sering multi-negara: Ubigi karena kenyamanan isi ulang dan profil regional.
- Yang benci kerumitan: eSIM dengan aktivasi dalam 1 menit dan bantuan dalam bahasa Indonesia saat ada yang salah.
Apapun profilmu, jangan terpaku pada nama merek: lihat paket konkret yang akan kamu gunakan. Dan jika yang benar-benar kamu pertimbangkan adalah tidak menggunakan eSIM dan membeli chip fisik internasional saat tiba, sebaiknya kamu tahu sebelumnya apa perbedaan sebenarnya dengan eSIM, karena bukan hanya soal ukuran kartu: kami jelaskan di chip internasional vs eSIM.
Apa yang hampir tidak ada yang ceritakan tentang Ubigi dan Airalo
Di luar harga dan tabel perbandingan, ada detail yang hanya kamu pelajari dari menginstal eSIM beberapa kali dan yang tidak disorot oleh Ubigi maupun Airalo di situs mereka.
QR kedaluwarsa, meskipun tidak ada yang memberitahumu dengan jelas. Baik di Ubigi maupun Airalo, jika kamu membeli paket dan butuh berminggu-minggu untuk menginstalnya, ada kasus di mana QR berhenti berfungsi atau profil muncul sebagai "kedaluwarsa" padahal kamu belum menggunakan satu MB pun. Solusinya bukan teknis, tapi soal kalender: beli paket beberapa hari sebelum perjalanan, bukan dengan jeda sebulan, dan instal dengan wifi di rumah sebelum berangkat ke bandara.
"Data tak terbatas" hampir tidak pernah sepenuhnya begitu. Ketika paket dari salah satu dari kedua merek mengiklankan data tak terbatas, hampir selalu menyembunyikan batasan kecepatan setelah konsumsi harian tertentu (kebijakan penggunaan wajar). Jika kamu akan melakukan panggilan video panjang atau bekerja jarak jauh dari tujuan, nuansa itu lebih penting daripada harga paket. Bacalah syarat dan ketentuan paket konkret, bukan halaman arahan generik.
Mengganti profil eSIM tanpa keluar dari data seluler bisa membuatmu offline sebentar. Jika kamu akan mengaktifkan eSIM baru saat masih menggunakan yang lama (misalnya, melintasi dari satu negara ke negara lain dengan kereta), nonaktifkan dulu data seluler dari jalur lama sebelum mengaktifkan yang baru. Jika tidak, ponsel akan bingung antara dua profil data dan kamu bisa kehilangan jaringan setengah jam pada saat terburuk, seperti mencari hotel dengan koper.
Roaming dari operator lokal kamu terkadang sudah mencakup gratis dan kamu tidak tahu. Jika kamu bepergian di dalam Uni Eropa dengan paket lokal normal, operatormu sendiri mungkin sudah termasuk roaming tanpa biaya tambahan karena peraturan Eropa. Untuk akhir pekan di Lisbon atau Roma, membeli eSIM tambahan mungkin tidak sepadan sama sekali; simpan untuk tujuan di luar UE, di mana roaming operatormu melonjak. Sebaiknya pahami apa itu roaming data dan kapan berlaku sebelum mengeluarkan uang untuk sesuatu yang mungkin sudah kamu miliki: kami jelaskan di apa itu roaming data.
Menghapus profil tidak selalu membebaskan jumlah eSIM yang tersedia. Beberapa ponsel dengan banyak eSIM terinstal (fisik + beberapa virtual) mulai memberikan peringatan aneh atau kelambatan di menu pengaturan. Jika kamu akan menginstal yang baru untuk setiap perjalanan, hapus yang sudah tidak kamu gunakan setelah setiap petualangan daripada membiarkannya menumpuk "untuk jaga-jaga".
Ke jaringan apa kamu benar-benar terhubung
eSIM perjalanan tidak punya jaringan sendiri: mereka bergantung pada operator lokal. Operator mana yang kamu dapatkan menentukan kualitas sinyalmu, dan hampir tidak ada penyedia yang mengungkapkannya. Ini adalah jaringan yang digunakan eSIM PuraSIM, berdasarkan perjanjian langsung kami dengan operator, diverifikasi pada 2 September 2026.
| Tujuan | Jaringan yang kamu gunakan | Teknologi | Isi Ulang |
|---|---|---|---|
| Jepang | NTT docomo · Rakuten Mobile · KDDI/au · SoftBank | 5G | Ya |
| Amerika Serikat | T-Mobile · AT&T | 5G | Ya |
| Spanyol | Orange · Movistar | 5G | Ya |
| Inggris | O2 · EE · 3 | 4G/5G | Ya |
| Thailand | TrueMove H · DTAC | 5G | Ya |
| Meksiko | Telcel · AT&T | 5G | Ya |
| Yunani | Wind · Vodafone | 5G | Ya |
| Turki | Vodafone | 5G | Ya |
Ada dua pertanyaan yang layak diajukan ke eSIM perjalanan mana pun, termasuk Ubigi. Pertama, berapa banyak jaringan yang kamu dapatkan di tujuan: jika paket hanya menggunakan satu operator, kamu tidak punya pilihan kalau jaringan itu jelek tepat di tempat kamu menginap. Kedua, apakah paketnya mendukung isi ulang: jika tidak, kehabisan data berarti kamu harus membeli dan menginstal eSIM kedua di tengah perjalanan.
Kami mempublikasikan tabel ini karena ini adalah bagian dari perbandingan yang bisa kamu verifikasi sendiri: mendarat, buka pengaturan ponsel, dan baca nama operator di layar. PuraSIM mencakup lebih dari 200 tujuan, dan di setiap halaman tujuan, jaringannya tercantum.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ubigi atau Airalo, mana yang lebih murah?
Tergantung tujuan dan seberapa banyak data yang kamu habiskan. Airalo biasanya punya paket awal yang lebih murah, tapi kalau kamu boros data atau bepergian lama, Ubigi bisa lebih hemat karena biaya per gigabyte-nya di paket regional. Bandingkan selalu harga paket lengkap yang akan kamu pakai, bukan paket kecil umpan.
Apakah Ubigi dan Airalo berfungsi di semua ponsel?
Hanya di ponsel yang kompatibel dengan eSIM: iPhone XS atau lebih baru, sebagian besar Samsung Galaxy S, dan model Pixel terbaru, serta lainnya. Cek dulu dengan menekan *#06# dan lihat apakah ada EID. Jika ponselmu tidak memilikinya, keduanya tidak akan berfungsi dan kamu harus menggunakan SIM fisik.
Bisakah saya memasang kedua eSIM secara bersamaan?
Ya. Ponsel modern bisa menyimpan beberapa profil eSIM meskipun hanya satu yang aktif dalam satu waktu. Kamu bisa menginstal satu dari Ubigi dan satu lagi dari Airalo, lalu pilih mana yang mau dipakai di pengaturan. Tapi, menumpuk banyak eSIM yang tidak terpakai akan mengacaukan menu; hapus yang sudah tidak kamu gunakan.
Apakah eSIM ini memberikan nomor untuk panggilan?
Tidak di sebagian besar paketnya: ini adalah eSIM data. Dengan data itu, kamu bisa pakai WhatsApp, Telegram, atau panggilan internet tanpa masalah, tapi kamu tidak bisa menerima panggilan atau SMS dari nomor baru. Untuk itu, kamu tetap menyimpan SIM fisik dari rumah yang tetap aktif secara paralel.
Bagaimana jika data saya habis di tengah perjalanan?
Dengan Airalo, kamu membeli paket lain atau eSIM baru untuk tujuan yang sama. Dengan Ubigi, kamu isi ulang profil yang sudah ada dari aplikasinya tanpa perlu memindai ulang. Dalam kedua kasus, kamu butuh koneksi sebentar (Wi-Fi hotel atau sisa data yang ada) untuk menyelesaikan isi ulang.
Mana yang lebih baik, Ubigi atau Airalo, untuk perjalanan seminggu?
Untuk perjalanan singkat ke satu negara, Airalo biasanya lebih cocok: kamu bayar paket tertutup, habiskan, dan selesai, tanpa harus berkomitmen pada isi ulang yang mungkin tidak kamu pakai lagi berbulan-bulan. Ubigi lebih menguntungkan jika kamu sering bepergian, yaitu saat kamu tahu akan segera bepergian lagi dan ada gunanya mempertahankan profil yang sama tetap aktif.
Bisakah saya menggunakan Ubigi atau Airalo jika ponsel saya tidak memiliki dual SIM?
Ya, tidak perlu dual SIM fisik. eSIM menempati profil digital yang terpisah dari SIM fisik biasa, jadi dengan satu ponsel yang kompatibel dengan eSIM, kamu bisa memiliki jalur rumah dan jalur perjalanan aktif bersamaan, masing-masing di slot virtualnya sendiri.
Kesimpulan
Ubigi dan Airalo adalah pilihan yang solid: Airalo unggul dalam harga awal dan katalog, Ubigi dalam kenyamanan isi ulang bagi yang sering bepergian. Tidak ada yang sempurna dan keduanya lemah dalam dukungan dalam bahasa Indonesia. Jika kamu ingin harga yang jelas, aktivasi dalam 1 menit, dan bantuan dalam bahasamu saat diperlukan, eSIM yang dirancang untuk pelancong berbahasa Indonesia akan menghemat lebih dari sekadar sakit kepala. Bandingkan paket spesifiknya, hitung gigabyte-mu, dan pilih berdasarkan data, bukan nama.







